METRO PADANG

423 JCH Agam Tiba di Asrama Haji, Efisiensi Waktu, PPIH Padang Layani Jamaah Langsung ke Bus

0
×

423 JCH Agam Tiba di Asrama Haji, Efisiensi Waktu, PPIH Padang Layani Jamaah Langsung ke Bus

Sebarkan artikel ini
LAYANAN DI ATAS BUS— Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang melakukan layanan langsung kepada jamaah di atas bus. Hal ini untuk memberikan layanan prima dan juga demi efisiensi waktu.

TABING, METRO–423 jemaah haji asal Kabupaten Agam yang tergabung dalam Kloter 07 Embarkasi Padang tiba di Asrama Haji, Selasa (13/5/25) petang, sekitar pukul 18:20 WIB. Kedatangan mereka disambut oleh jajaran Petugas Penyelenggara Iba­dah Haji (PPIH) Embar­kasi Padang sebagai persiapan keberangkatan mereka ke tanah suci malam ini.

Kakanwil Kemenag Sumbar Mahyudin, selaku Ketua PPIH Embar­kasi Padang, kembali ikut hadir menyambut kloter jemaah haji Sumbar ini, didampingi Kabid PHU H M Rifki sebagai Sekretaris PPIH serta jajaran lainnya.

Setibanya di Asrama Haji, para calon jemaah mengikuti serangkaian layanan one stop service (OSS), yang terus diupayakan efisiensinya oleh PPIH.

“Demi memberikan layanan prima kepada jemaah, PPIH Embarkasi Padang terus melakukan inovasi dan mengevaluasi layanan per hari. Hal ini bertujuan untuk memangkas waktu pelayanan agar lebih efisien dan efektif, sehingga jemaah tidak perlu menunggu lama menuntaskan semua layanan,” kata Mahyudin.

Mahyudin juga menyebut, demi efisiensi waktu antrian, panitia melakukan perubahan skema layanan dimulai dari pemeriksaan dan administrasi, pemeriksaan kesehatan lansia dan wanita usia subur, pembagian gelang identitas, distribusi akomodasi, living cost, hingga pembagian paspor.

Salah satu inovasi layanan yang diterapkan pada kedatangan kloter 07 ini adalah layanan penyerahan Id Card di bus jemaah, mirip seperti yang dilakukan pihak Maktab di Mekkah sebelum jemaah turun ke hotel.

“Untuk hari ini kita menerapkan layanan penyerahan id card di bus,” jelas Kakanwil.

Baca Juga  Rencana Pembangunan Ulang Replika Rumah Singgah Bung Karno, Pemilik Lahan Belum Ajukan Izin PBG

Ia meyakini hal demikian sangat membantu percepatan layanan one stop service di aula. “Terbukti tidak ada lagi penumpukan di area penyerahan id card, gelang identitas dan paspor,” ucapnya.

Dirinya juga mencatat bahwa layanan yang memakan waktu lama adalah pemeriksaan kesehatan seperti tensi, saturasi, dan wawancara kelayakan terbang.

Dengan hadirnya layanan langsung ke bus, secara psikologis jemaah sudah merasa menjadi bagian dari jemaah. Terlebih sebagian jemaah sudah banyak yang menerima fasilitas gelang dan id card sejak di bus.

“Kedatangan jemaah kali ini yang satu Kabupaten full juga memudahkan strategi percepatan layanan ini. Semua layanan untuk jemaah kloter 07 Alhamdulillah bisa selesai dalam waktu sekitar 3 jam, hingga berakhir pukul 21.30 WIB,” ulasnya.

Sementara itu, Kabid PHU HM Rifki sebagai sekretaris PPIH, menekankan pentingnya bagi petugas PPIH maupun P3IH untuk melayani jemaah dengan hati. “Karena dengan kita menolong jemaah ini, para tamu Allah dengan ikhlas tentunya akan mendapatkan keberkahan,” tutur Rifki.

“Kita ini panitia panitia menuju surga. Panitia untuk ahli surga. Haji yang mabrur itu surga balasannya. Ini sebuah kebanggaan yang luar biasa,” lanjutnya.

Kepada jemaah, H Rifki mengingatkan untuk menjaga kesehatan dan stamina sebelum berangkat maupun saat tiba di Tanah Suci.

“Jangan memaksakan ibadah ibadah sunat, sementara yang wajib yang rukun haji itu nanti bisa kita dapatkan. Jadi pentingnya jemaah bisa fokus untuk rukun haji. Kurangilah aktivitas atau mungkin ibadah sunat yang sifatnya hanya mendukung ibadah haji itu sendiri,” pesannya.

Baca Juga  Satpol PP Diminta tak Tebang Pilih saat Razia

Hal itu bertujuan agar jemaah bisa menunaikan rangkaian ibadah pada puncak haji (mulai tanggal 8 hingga 13 Zulhijjah) dengan stamina dan kondisi yang prima. “Kita doakan jemaah haji seluruh Indonesia khususnya Sumatera Barat bisa menjadi haji mabrur,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Kloter 07 ini total berjumlah 423 orang jemaah dan petugas. Rincian jemaah asal Kabupaten Agam ini sebanyak 423 orang, terdiri dari 258 perempuan dan 165 laki-laki.

Dari jumlah tersebut, tercatat 280 jemaah berisiko tinggi (risti) dan 143 jemaah tidak risti. Sementara untuk jemaah lansia tercatat sebanyak 131 orang, jemaah yang menggunakan kursi roda terdapat 11 orang, serta 30 pristi.

Jemaah kloter 07 ini diberangkatkan dari titik kumpul di Belakang Balik Bukittinggi dan Lubuk Basung ke Asrama Haji Padang, dan rencananya akan diinapkan di Hotel Al Madina Luluat Sektor 4 di Madinah.

Kegiatan penyambutan Kloter 07 ini turut dihadiri Kabid Urais H Yosef Chairul, Kabid Penmad H Hendri Pani Dias, Kabid Penaiszawa H Abrar Munanda, serta tim Shalawat dan Tim Konsumsi yang siap melayani sepenuh hati seluruh jemaah.

Selanjutnya, jemaah Kloter 07 dijadwalkan berangkat menuju Bandara Internasional Minangkabau untuk diberangkatkan ke Bandara Madinah pada Rabu (14/5) pukul 20.00 WIB. (ren)