BERITA UTAMA

Prabowo Rindu Nasi Goreng Megawati, Golkar Tak Masalah PDIP Gabung Pemerintahan

0
×

Prabowo Rindu Nasi Goreng Megawati, Golkar Tak Masalah PDIP Gabung Pemerintahan

Sebarkan artikel ini
WAWANCARA— Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham saat diwawancarai wartawan.

JAKARTA, METRO–Presiden Prabowo Subianto dikabarkan rindu dengan nasi goreng buatan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekar­noputri. Ucapan ini menimbulkan spekulasi baru mengenai kemungkinan ajakan bagi PDIP bergabung dalam pemerintahan Presiden Prabowo.

Menanggapi isu ini, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham menegaskan bahwa pihaknya tidak mem­permasalahkan jika PDIP memutuskan untuk masuk dalam koalisi peme­rin­tahan.

“Nah ini-ini saya ingin kembali ya. Jadi pastikan ada pertanyaan. Bagaimana misalkan kalau PDIP apakah tetap di luar atau ada di dalam? Nah bagi Partai Golkar itu kan ini kan hak masing-masing partai,” kata Idrus di kawasan Sena­yan, Jakarta, Senin (12/5).

Menurut Idrus, berga­bung atau tidaknya PDIP ke dalam Kabinet Merah Putih merupakan hak politik yang sepenuhnya berada di tangan partai berlambang banteng tersebut. Ia menyebutkan bahwa Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia telah menyampaikan bahwa pihaknya membuka pintu bagi siapa pun yang ingin memperkuat barisan pemerintahan.

Baca Juga  Penjaga Mushala Tewas di atas Kloset

“PDIP yang dipimpin oleh Ibu Mega mau bergabung secara formal dengan Koalisi Indonesia Maju atau tidak, itu kan haknya,” tegasnya.

Idrus menambahkan, apabila PDIP memang ingin bergabung, itu justru menjadi hal yang baik bagi stabilitas pemerintahan.

“Dan alhamdulillah ke­napa? Karena ini kan su­dah satu pisi nih. Di dalam pertumbuhan pertama su­dah satu pisi dengan Pak Prabowo. Artinya kalau mau masuk ya kan enggak ada masalah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Idrus menyatakan bahwa Golkar sama sekali tidak memiliki keberatan jika PDIP secara resmi menjadi bagian dari pemerintahan.

“Dan bagi Partai Golkar ya enggak ada masalah. Dan alhamdulillah artinya kita sudah dalam satu rumah besar. Tentu komunikasi-komunikasi teknis kalau sudah di dalam sama-sama itu jauh lebih mudah dan jauh lebih efektif ketimbang ada di luar misalkan secara formal ya,” jelasnya.

Baca Juga  Pelaku Curanmor di Permindo Menyerah

Ia menekankan bahwa kesamaan visi antara PDIP dan Prabowo bisa menjadi fondasi kuat untuk memperkuat kolaborasi membangun bangsa.

“Ya kenapa saya katakan secara formal? Karena pisi-pisinya kan sudah sama dengan Pak Prabowo tadi. Nah sehingga dengan demikian Pak Mahlil ya beberapakah ada kesempatannya ya kita malah mendukung,” tuturnya.

Lebih lanjut, Idrus menekankan jika PDIP bergabung, maka tanggung jawab untuk merawat rumah besar Indonesia bisa dilakukan secara bersama-sama. Idrus meyakini bahwa pemerintahan Pra­bowo akan sukses di periode pertama dan membuka peluang keberlanjutan di periode berikutnya.

“Kita pastikan kepe­mimpinan Pak Prabowo akan berhasil ya pada periode pertama ini. Dan terbuka kemungkinan untuk kita mencalonkan pada periode selanjutnya,” pung­kas­nya. (jpg)