PAYAKUMBUH/50 KOTA

Perkuat Inovasi Digital Pemberdayaan Masyarakat, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Kunjungi Surabaya

0
×

Perkuat Inovasi Digital Pemberdayaan Masyarakat, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Kunjungi Surabaya

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN CENDERA MATA— Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh bertukar cenderamata dengan Ketua TP PKK Surabaya.

POLIKO, METRO–Ketua Tim Penggerak PKK Kota Payakumbuh, Ny. Eni Muis Zulmaeta, melakukan kunjungan ker­ja ke TP-PKK Kota Surabaya, Rabu (7/5/2025), dalam rangka memper­kuat tata kelola organisasi serta mempelajari i­novasi digital pemberda­yaan masyarakat yang telah diterapkan di Surabaya.

Kunjungan tersebut dilakukan di sela-sela kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-VII yang berlangsung di Kota Surabaya, Jawa Timur. Ketua TP-PKK Kota Surabaya, Ny. Rini Indri­yani Eri Cahyadi, menerima langsung kunjungan tersebut di Kantor TP-PKK Kota Surabaya.

Fokus utama kunjungan ini adalah melihat secara langsung implementasi aplikasi SiCantik (Sis­tem Informasi Capaian Kegiatan PKK), sebuah platform digital hasil kola­borasi TP-PKK Surabaya dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya.

Dalam sambutannya, Ny. Rini menyambut ha­ngat rombongan dari Pa­yakumbuh dan menyatakan komitmen TP-PKK Surabaya untuk terus berbagi pengalaman serta menjalin kerja sama antar daerah.

“Kami sangat terbuka menerima kunjungan dari TP-PKK daerah lain. Semoga kunjungan ini bisa menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat. PKK bukan hanya organisasi, tetapi gerakan bersama untuk memberdayakan keluarga dan masya­ra­kat,” ujarnya.

Ketua TP-PKK Kota Paya­kumbuh, Ny. Eni Muis Zulmaeta, mengungkapkan apresiasi atas sam­butan tersebut dan ketertarikannya terhadap aplikasi SiCantik yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi pela­poran dan monitoring kegiatan hingga tingkat kelurahan.

“Kami sangat terinspirasi dengan inovasi yang dilakukan TP-PKK Kota Surabaya. Aplikasi SiCantik menjadi bukti bahwa PKK dapat bertransformasi secara digital tanpa meninggalkan nilai-nilai sosial dan budaya. Kami berharap dapat mengadopsi hal serupa di Payakumbuh,” tutur Eni.

Ia juga menambahkan bahwa Kota Payakumbuh sebelumnya telah memi­liki aplikasi serupa bernama SiPedati (Sistem Informasi PKK dan Dasawisma Terintegrasi), namun implementasinya sempat terhenti akibat dinamika pergantian kepala daerah dan proses Pemilu.

“Melalui kunjungan ini, kami ingin melihat dari Surabaya fitur-fitur apa yang bisa kami kem­bangkan dan adopsi agar SiPedati kembali aktif dengan pembaruan yang relevan,” tambahnya.

Kegiatan diakhiri de­ngan sesi diskusi interaktif dan peninjauan langsung operasional aplikasi SiCantik, serta berbagi praktik baik dalam tata kelola kegiatan PKK berbasis data dan teknologi informasi. (uus)