METRO PADANG

Panas Badangkang Landa Padang, Suhu 32 Derajat Celcius, BMKG Sebut Masih Normal

0
×

Panas Badangkang Landa Padang, Suhu 32 Derajat Celcius, BMKG Sebut Masih Normal

Sebarkan artikel ini
PANAS TERIK— Cuaca di Kota Padang beberapa hari terakhir terasa menyengat. BMKG menyebut suhu panas disebabkan oleh tutupan awan yang sangat minim, sehingga radiasi matahari langsung mengenai permukaan bumi. Bagi masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kesehatan dan minum air putih yang cukup selama cuaca panas ini berlangsung.

PADANG, METRO–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau menjawab kekhawatiran masyarakat terhadap cuaca panas “Badangkang” yang begitu terasa menyengat di Kota Padang, akhir-akhir ini. BMKG mengungkap penyebab cuaca panas Kota Padang yang dikeluhkan warga.

Panas badangkang ini sudah dirasakan warga sejak pagi hari. Bahkan, ketika masih pukul 06.00 pagi, langit sudah terlihat terang di Kota Padang. Sekitar pukul 07.00 WIB, matahari sudah bersinar terik.

“Pulang mengantar anak sekolah pukul 7 pagi, sudah panas. Meski sudah mandi, tapi keringat bercucuran. Panas sekali,” kata  Indah (38), warga Lapai usai mengantar anaknya pergi sekolah di SDN 06 Lapai, Kamis (8/5).

Dengan cuaca yang panas terik, Indah pun mewanti-wanti anaknya untuk banyak minum air putih di sekolah serta tidak mengonsumi air es atau minuman dingin. “Jika sudah panas begini harus banyak minum air putih, kalau tidak kita bias dehidrasi. Terutama anak-anak, kasihan,” sebut Indah.

Sementara itu, BMKG menyebut suhu panas disebabkan oleh tutupan awan yang sangat minim, sehingga radiasi matahari langsung mengenai permukaan bumi.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan, menyebutkan kondisi ini membuat intensitas sinar matahari tidak terhalang dan berdampak pada peningkatan rasa panas di siang hari.

“Karena langit Kota Padang cukup cerah, energi panas dari matahari berupa Gelombang Pen­dek diterima maksimal oleh permukaan bumi,” ujar Desindra, Kamis (8/5).

Meski terasa panas me­nyengat, Desindra me­nga­takan bahwa suhu di Kota Padang masih dalam kondisi normal.

“Kondisi panas ini ma­sih normal karena tercatat suhu maksimal tiga hari ini masih kategori normal,” jelasnya.

Dijelaskan Desindra, pada 5 Mei, suhu maksimal tercatat 32.0 derajat. Tanggal 6 Mei suhu maksimal tercatat di angka 32.2 derajat dan tanggal 7 Mei suhu maksimal tercatat 31.9 derajat.

Cuaca cerah ini tidak hanya terjadi di Padang, tetapi juga di sebagian besar wilayah Indonesia. Hal ini disebabkan oleh adanya pusat tekanan rendah yang telah menjadi siklon tropis di utara Indonesia, sehingga uap air bergerak ke arah sana.

Bagi masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kesehatan dan minum air putih yang cukup selama cuaca panas ini berlangsung.

BMKG juga meminta masyarakat agar mengantisipasi peningkatan suhu panas terutama saat beraktivitas di ruangan terbuka. Tindakan yang dapat dilakukan mi­sal­­nya meng­gunakan payung dan pelindung lainnya.

Selain itu, BMKG juga mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah, atau membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar. Sebab, hal tersebut dapat memicu kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau. (brm)