DHARMASRAYA, METRO – Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Dharmasraya berusaha menciptakan pasar pangan lokal sebagai wadah pemasaran produk-produk olahan pangan lokal dan ikan dari masyarakat. Hal ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pangan lokal.
Keberadaan pasar untuk produk-produk olahan pangan lokal dan ikan ini secara resmi dilaunching oleh Bupati Dharmasaya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, di BBI Sungai Dareh, Kamis (4/4).
Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan meminta jajaran Organisasi Perangkat Daerah ( OPD) untuk ikut mempromosikan pangan lokal yang ada di Dharmasraya. Katanya, promosi tersebut bisa memanfaatkan biaya konsumsi kegiatan dengan membeli pangan lokal yang diproduksi oleh pelaku Usaha Kecil Menegah ( UKM).
“Kalau tidak kita siapa lagi yang bakal mempromosikan pangan lokal ini,” ungkap bupati pilihan rakyat ini.
Bupati juga menegaskan kepada OPD agar mengkomsumsi snack lokal dengan beragam varian yang di produksi pelaku UKM seperti, snack donat ikan, kroket ubi rasa ikan, kripik ikan dan lain sebagainya.
“Dengan memanfaatkan pangan lokal ini, berarti kita telah mendongkrak ekonomi kerakyatan,” sebutnya.
Menurutnya, sudah saatnya pemerintah daerah membudidayakan panganan lokal yang berdampak pada pergerakan ekonomi masyarakat. Pangan lokal sudah pasti, gizi dan kebersihannya terjamin dibandingkan dengan produk pabrikan.
“Selain meningkatkan taraf ekonomi pelaku UKM juga meningkatkan ekonomi pelaku usaha perikanan, karena pangan lokal ini berbahan ikan,” katanya.
Bupati juga mengingatkan para pelaku UKM untuk terus berkreasi menciptakan pangan yang bervariasi, sehat, bergizi, bersih dan halal.
“Saya berharap kegiatan launching olahan pangan lokal rasa ikan untuk pasar snack pemerintah daerah ini benar- benar berdampak pada peningkatan taraf ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Dharmasraya, Budi Waluyo mengatakan, untuk mempromosikan pangan lokal berbahan ikan tersebut, pihaknya membantu memasarkan hasil prodak pelaku UKM dengan menyediakan outlet serta menggelar bazar.
“Untuk saat ini kita telah melakukan pembinaan terhadap 20 pelaku UKM. Produk yang mereka produksi terjamin gizi dan kebersihannya,” pungkasnya.
Usai kegiatan launcing, bupati bersama kepala OPD meninjau dan mencicipi olahan pangan berbahan ikan yang disediakan pelaku UKM. Bahkan bupati pilihan rakyat ini kangum dan memuji kelezatan panganan tersebut. (g)





