PESSEL METRO–Tim Satreskrim Polres Pessel menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan mahasiswa dengan cara menabrak pemuda yang menggerebeknya ketika mesum di dalam mobil di Rawang Painan, Nagari Painan Utara, Kecamatan IV Jurai.
Rekonstruksi itu dihadiri langsung Kapolres Pesisir Selatan AKBP Derry Indra, dan Kepala Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan Muhammad Jafli dengan menghadirkan tersangka RD (27) dan saksi-saksi, pada Selasa (6/5) pukul 09.30 WIB.
Lokasi awal rekonstuksi dilakanaksan di Jalan Prof Dr Hamka Painan Selatan, Kecamatan IV Jurai, hingga lokasi akhir kejadian perkara di Tugu Biola Bukit Putus Painan, Kecamatan IV Jurai.
Kapolres Pessel AKBP Derry Indra melalui Kasat Reskrim Polres Pessel AKP Yogie Biantoro mengatakan, rekontruksi bertujuan untuk mengetahui titik terang kejadian perkara pembunuhan yang dilakukan RD terhadap korban DMM (21).
“Motifnya, gegara tersangka panik saat digerebek korban. Dalam rekontruksi tersebut penyidik Unit Resum Satreskrim Polres Pesisir Selatan menghadirkan langsung tersangka. Ada 13 adegan dalam rekontruksi ini. Tentu kita akan terus berkoordinasi dengan penyidik Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan, dalam rangka menunggu petunjuk dari pihak penyidik Kejari Painan, Pesisir Selatan,” kata AKP Yogie.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan Muhammad Jafli, melalui Kasi Intel Kejari Painan, Pesisir Selatan Dede Mauladi membenarkan rekontruksi di gelar jaksa bersama penyidik Satreskrim Polres Pessel.
“Kita sudah menyaksikan langsung rekonstrukisi ini. Nantinya, hasil rekontruksi akan dipelajari lebih lanjut apakah sesuai dengan BAP. Kami juga akan berkoordinasi dengan penyidik Satreakrim Polres Pessel, guna proses selanjutnya,” tegas dia.
Sebelumnya, panik lantaran digerebek saat mesum dengan pasangannya dalam mobil, seorang mahasiswa yang mengendarai Honda Brio nekat menabrak pemuda yang mengerebeknya hingga tewas di Rawang Painan, Nagari Painan Utara, Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan, Rabu dini hari (12/2).
Bahkan, sebelum tewas terpental ke aspal, korban berinisial DMM (21) yang tersangkut di kap mesin mobil, sempat diseret sejauh ratusan meter. Usai korban terlempar dari kap mesin, mobil Honda Brio warna putih tersebut langsung tancap gas dengan kecepatan tinggi sehingga warga tak bisa mengejarnya.
Warga kemudian membawa korban DMN yang kondisinya luka parah ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya, berdasarkan pemeriksaan tim medis, korban ternyata sudah meninggal dunia. Pihak keluarga yang tak terima atas kematian korban, melapor ke Polres Pesisir Selatan.
Mendapat laporan adanya kasus tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Pessel bersama Satlantas mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi-saksi. Tak butuh waktu lama, pada hari yang sama sekitar pukul 21.30 WIB, sopir mobil Honda Brio berinisial RD (27) yang berstatus mahasiswa akhirnya berhasil ditangkap. (rio)






