OLAHRAGA

Medali Perunggu Tim Indonesia di Piala Sudirman 2025 Jadi Kado HUT PBSI ke-74

0
×

Medali Perunggu Tim Indonesia di Piala Sudirman 2025 Jadi Kado HUT PBSI ke-74

Sebarkan artikel ini
SAMBUT TIM— Ketua Umum PP PBSI Muhamad Fadil Imran bersama Taufik Hidayat menyambut kedatangan tim Indonesia dari event Piala Sudirman 2025.

JAKARTA, METRO–Ketua Umum PP PBSI, Muhamad Fadil Imran, menyambut langsung kedatangan tim Indonesia yang berhasil meraih medali perunggu Piala Sudirman 2025. Dia menyebut keberhasilan tersebut sebagai kado untuk federasi yang berulang tahun ke-74 pada Senin (5/5).

Tim Indonesia yang dipimpin oleh Jonatan Christie mendarat di Bandara Internasional Soekarno Hatta, tadi malam. Rombongan terdiri dari 34 orang, terdiri dari Kabid Binpres Pelatnas PBSI, tim manajer, 12 atlet, 6 pelatih fisik, 9 tim pendukung, serta kabid humas, dan 2 tim media.

Kedatangan mereka disambut oleh Ketua Umum PP PBSI, Fadil Imran, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) sekaligus Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat, dan jajaran.

“Saya mengucapkan selamat datang kembali ke Tanah Air kepada atlet, pelatih dan tim pendukung Piala Sudirman dengan tidak kekurangan satu apapun,” kata Fadil Imran dalam keterangan resminya, Selasa (6/5).

“Penghargaan atas usaha dan perjuangan yang sangat luar biasa kepada tim untuk bisa mencapai babak semifinal Piala Sudirman. Ini menjadi kado untuk ulang tahun PBSI ke-74 yang jatuh tepat hari ini,” sambungnya.

Tim Indonesia mendapatkan medali perunggu di Piala Sudirman 2025 setelah langkahnya terhenti di babak semifinal. Mereka dikalahkan oleh Korea Selatan dengan skor 2-3 di Xiamen, Tiongkok pada Sabtu (3/5).

Menurut Fadil Imran, hasil di Piala Sudirman 2025 bisa menjadi tolok ukur kemajuan dan proses yang sudah berada dalam jalur yang benar. Sebab, tim Indonesia tersebut memadukan pemain senior dan junior namun sukses meraih medali.

Ini menjadi perunggu pertama yang diraih oleh tim Indonesia di Piala Sudirman setelah enam tahun. Terakhir kali mereka merebut medali serupa adalah pada edisi 2019.

“Perkembangan kemajuan dan peningkatan kualitas yang baik untuk pemain muda di turnamen ini menunjukkan program PBSI di kepengurusan ini sedang berjalan on track,” ucap Fadil.

“Komitmen PBSI adalah terus mendukung kelanjutan prestasi dengan program dari Binpres untuk memastikan mata rantai pembinaan di Indonesia tidak terputus,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Fadil Imran menyampaikan pesan untuk terus menjaga momentum yang baik ini seraya terus berlatih sungguh-sungguh. Apalagi, masih banyak turnamen yang menanti Jonatan Christie ke depan.

“Untuk seluruh atlet mari semakin giat berlatih untuk menaikkan level permainan dan berprestasi untuk Merah-Putih,” pesannya. (jpg)