BERITA UTAMA

TNI AL Amankan 42 PMI Ilegal dari Malaysia di Perairan Sungai Baru Kabupaten Asahan

0
×

TNI AL Amankan 42 PMI Ilegal dari Malaysia di Perairan Sungai Baru Kabupaten Asahan

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI— Sejumlah calon PMI ilegal diamankan oleh petugas di Pulau Sebatik, Kalimantan Utara.

SUMUT, METRO–Sebanyak 42 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal diaman­kan oleh prajurit TNI AL di wila­yah Perairan Sungai Baru, Ka­bu­paten Asahan, Sumatera Utara (Sumut) pada Senin (5/5). Mereka diamankan oleh Tim First One Quick Response (F1QR) Lanal Tanjung Balai Asahan.

Puluhan PMI ilegal tersebut diamankan saat melintasi Per­airan Sungai Baru. Mereka dite­mukan oleh para prajurit TNI AL setelah Komandan Lanal Tan­jung Balai Asahan Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko meme­rintahkan Tim F1QR untuk me­lak­sanakan patroli penyekatan di sekitar perairan Sungai Baru.

“Tim yang tengah berpatroli di wilayah tersebut melihat siluet kapal mencurigakan sehingga langsung mengejar. Sekitar pukul 09.25 WIB, kapal sasaran berhasil dihentikan dalam kon­disi terjebak di pohon bakau,” terang Letkol Agung dalam keterangan resminya kepada awak media.

Kondisi itu membuat puluhan PMI ilegal tersebut tidak bisa mengelak dan menghindar dari petugas. Puluhan PMI ilegal tersebut berhasil diamankan. Hanya nakhoda beserta ABK yang tidak ada di atas kapal. Mereka diduga telah melarikan diri sehingga tidak ditemukan di atas kapal.

“Saat ini Tim F1QR (Lanal Tanjung Balai Asahan) masih memburu nakhoda dan ABK yang berhasil melarikan diri, sementara seluruh PMI non prosedural digiring menuju Pos Babinpotmar Kuala Bagan Asa­han untuk dilaksanakan pe­nyelidikan lebih lanjut,” terang dia.

Agung menyatakan bahwa langkah tegas terhadap para penyelundup yang hendak mem­­bawa PMI ilegal dari Malaysia ke Indonesia itu dilakukan atas perintah dan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Lak­samana TNI Muhammad Ali. Mereka memastikan, akan me­lakukan hal serupa bila men­dapat informasi penyelundupan. (jpg)