METRO PADANG

Lanjutkan Komitmen Cegah Stunting, PT Semen Padang Serahkan Rp47 Juta untuk Program Genting di 3 Kecamatan

0
×

Lanjutkan Komitmen Cegah Stunting, PT Semen Padang Serahkan Rp47 Juta untuk Program Genting di 3 Kecamatan

Sebarkan artikel ini
BANTUAN STUNTING— Bertepatan dengan peringatan Hardiknas 2025 dan Hari Otonomi Daerah ke-29, PT Semen Padang menyalurkan bantuan Rp47 juta untuk mendukung Program Genting di tiga kecamatan di Kota Padang.

AIEPACAH, METRO–PT Semen Padang kembali menun­juk­kan komitmen berkelanjutannya dalam mendukung upaya penang­gulangan stunting di Sumatera Barat. Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dan Hari Otonomi Daerah ke-29, peru­sahaan menyalurkan bantuan senilai Rp47 juta untuk mendukung Program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting (Genting) di tiga kecamatan di Kota Padang.

Bantuan ini difokuskan ke wilayah ring 1 operasional perusahaan, yakni Kecamatan Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung. Penye­rahan dilakukan secara simbolis usai upacara di Gelanggang APEKSI, Balai Kota Padang, yang dipim­pin Wakil Wali Kota Pa­dang Maigus Nasir. Kegia­tan turut dihadiri Forko­pimda, kepala OPD Pemko Padang, tokoh masyarakat, guru, dan pelajar yang mengenakan pakaian adat dalam suasana khidmat dan penuh semangat ke­bang­saan.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, menyatakan bahwa bantuan ini me­­ru­pakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam peningkatan kualitas hidup ma­sya­rakat, khususnya ibu hamil dan anak-anak di sekitar wilayah operasional.

Baca Juga  PDAM Padang Tertibkan Pipa

“Kami percaya masa depan bangsa bergantung pada generasi yang sehat. Karena itu, intervensi dini terhadap stunting menjadi tanggung jawab sosial yang kami jalankan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Iskandar menjelaskan, sebelum Program Genting dijalankan luas oleh pemerintah daerah, PT Semen Padang telah lebih dulu menggagas kampanye “Pe­rang Melawan Stunting” sejak 2022. Program ini mencakup edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, pemantauan kesehatan balita, serta pembinaan Posyandu.

Pada pelaksanaan program tahun ini, bantuan mencakup dua bentuk utama: pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita dan ibu hamil melalui Posyandu, serta pembangunan dan perbaikan sarana sanitasi seperti jamban sehat guna mendorong perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Akses sanitasi yang layak menjadi faktor penting dalam pencegahan stun­ting. Ini menjadi perhatian utama kami karena masih banyak keluarga di sekitar wilayah operasional yang belum memiliki fasilitas memadai,” jelas Iskandar.

Baca Juga  Menyeberangi Sungai Bawa Kayu Bakar, Kabul Tewas Terseret Arus

Bantuan ini merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khu­sus­nya di bidang kesehatan dan sanitasi. Iskandar menegaskan, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memastikan keberadaan perusahaan memberi dam­pak sosial positif yang berkelanjutan.

Apresiasi atas program ini datang dari Camat Lubuk Kilangan, Afrialdi Masbiran, yang menyebut PT Semen Padang sebagai contoh dunia usaha yang konsisten berkontribusi terhadap kesehatan ma­sya­rakat.

“PT Semen Padang telah menunjukkan bagaimana sektor swasta dapat berperan aktif dalam mengatasi stunting, yang merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Selain di Kota Padang, pada 2023 lalu PT Semen Padang juga mendukung percepatan penurunan stun­ting di Nagari Labuah Panjang, Kecamatan X Ko­to Diatas, Kabupaten Solok melalui Program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS).

Komitmen perusahaan ini sejalan dengan Asta Cita ke-1 Pemerintah Republik Indonesia, yakni mewujudkan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, dan berakhlak mulia. (ren/rel)