FLAMBOYAN, METRO–Anggota DPRD Kota Padang Yosrizal Effendi dari Dapil VI (Padang Barat, Padang Utara dan Nanggalo), melakukan reses pada tanggal 1 hingga 5 Mei. Reses dilakukan di Mushalla Nurul Islam, Kelurahan Flamboyan Baru, Mushalla Al Firman Kelurahan Purus, Veteran Dalam RT 04/RW 04 Keluran Padang Pasir, dan Gedung Serba Guna Kelurahan Lolong Belanti dan Alai Parak Kopi.
Lurah Flamboyan Baru Nofrizal, mengatakan reses masa sidang merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. “Kami berharap kepada anggota dewan untuk dapat memberikan kegiatan atau dana pokok pikiran. Hal ini disebabkan karena wilayah RW 04 ini masih banyak insfrastruktur yang dibutuhkan, seperti riol yang kurang baik, tersumbat, riol patah,” kata Nofrizal.
“Kami berharap kepada semua yang hadir untuk dapat memberikan usulan,” ujar Nofrizal.
Sementara itu Camat Padang Barat, Pagara, mengatakan atas nama pemerintah kecamatan mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD Yosrizal Effendi yang terjun langsung menemui masyarakat untuk menjaring aspirasi. “Kami harapkan kepada masyarakat untuk menyampaikan usulan yang benar-benar dibutuhkan,” ujarnya.
Selain itu, kata Pagara, diharapkan anggota dewan untuk bisa memberikan bantuan becak motor sampah. Camat juga menyampaikan sembilan program unggulan Wako dan Wawako Fadly Amran dan Maigus Nasir.
“Salah satunya adalah Smart Surau. Untuk BPJS Kesehatan Gratis sudah, Pemko berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan warga dengan menghadirkan pelayanan kesehatan merata,” tuturnya.
Anggota DPRD Yosrizal Effendi, mengatakan pada reses ini pihaknya turun dan menampung aspirasi masyarakat. Reses masa sidang III tahun 2025 diawali dengan mengunjungi Kelurahan Flamboyan Baru.
“Potensi yang dimiliki warga Flamboyan Baru bagus, tapi kendala saat ini ketidakmampuan pemerintah dalam memelihara infrastruktur yang belum tertata dengan baik. Sehingga muncul potensi kerusakan infrastruktur pada lingkungan itu sendiri,” ungkap Yosrizal.
Dikatakan Yosrizal, salah satu tugas DPRD adalah bersenergi dengan pemerintah. Setiap tahun anggota dewan mempunyai dana pokok pikiran dan itu yang akan bisa dialokasikan.
“Pada tahun 2026 nanti dimulai dengan RW 02 dan RW 01 untuk membenai drainase dan berlanjut dan menyambung semua infrastruktur saluran. Tekad kami menimal 30 persen untuk manfaat pembangunan di Kelurahan Flamboyan Baru,” ulas Yosrizal.
Di sisi lain Yosrizal juga mengajak warga Flamboyan Baru untuk meningkatkan ketahanan pangan. Apalagi daerah Flamboyan Baru dikenal sebagai puncak Dasawisma. Oleh karena itu, setiap warga diajak untuk dapat memanfaatkan halaman pekarangan rumah untuk menanam tanaman produktif, seperti cabai. (ped)






