METRO SUMBAR

Pemkab Bantu Keluarga Korban Serangan Buaya Lembah Melintang

0
×

Pemkab Bantu Keluarga Korban Serangan Buaya Lembah Melintang

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN BANTUAN— Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Wakil Bupati M. Ihpan, serahkan bantuan pada keluarga korban yang diterkam buaya.

PASBAR, METRO–Bupati Pasaman Barat (Pasbar) H. Yulianto bersama Wakil Bupati M. Ihpan, Ketua TP-PKK Pasbar Ny. Sifrowati Yulianto, Kalaksa BPBD Jhon Edwar, Kepala Dinas Sosial Randy Hendrawan, serta se­jumlah stakeholder terkait lainnya menyambangi keluarga korban serangan buaya di Nagari Koto Sawah, Kecamatan Lembah Melintang, pada Jumat (2/5).

Dalam kunjungan tersebut, bupati beserta rombo­ngan menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.

Bantuan yang diserahkan berupa paket sembako yang terdiri dari beras 10 kg, mi­nyak goreng 2 kg, gula 1 kg, teh 1 kotak, makanan anak 1 dus, 1 dus indomie, 1 papan telur ayam dan makanan siap saji 1 dus.

Sebelumnya, pada tahap pertama melalui Dinas Sosial, telah disalurkan bantuan berupa beras 20 kg, minyak goreng 2 kg, gula 2 kg, makanan siap saji 1 kardus, roti atau makanan anak 1 kardus, dan teh celup 1 kotak.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Bupati Yulianto menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang dialami oleh korban. Ia juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar sungai untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi serangan hewan liar.

“Melalui kejadian ini, mari kita bersama-sama mening­katkan kewaspadaan. Bukan hanya orang dewasa, tetapi juga anak-anak harus dijaga agar tidak bermain di sungai. Meskipun takdir dan ajal merupakan ketentuan Allah SWT, namun ikhtiar dan kehati-hatian tetap perlu kita utamakan. Buaya merupakan hewan liar yang dilindungi, dan wi­layah kita termasuk rawan akan keberadaan hewan ter­sebut,” ujar Yulianto.

Sementara itu, Camat Lembah Melintang, Syaiful, mewakili pihak keluarga korban, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Pasbar atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan.

“Kejadian ini merupakan musibah sekaligus peringatan bagi kita semua untuk lebih berhati-hati. Kami berharap ma­syarakat dapat menghindari aktivitas di sekitar sungai yang rawan akan keberadaan buaya. Meski sebagian masyarakat menggantungkan penghidupan di sungai, seperti mencari ikan dan kerang, kita tetap harus mengutamakan keselamatan,” tuturnya.

Diketahui, korban bernama Sukriadi (Uyun), 56 tahun, warga Muaro Simpang, Nagari Koto Sawah, Kecamatan Lembah Melintang, dilaporkan menga­lami serangan buaya saat sedang mencari ikan di Sungai Batang Rosak, Kecamatan Koto Balingka, pada Sabtu (26/4) sekitar pukul 21.30 WIB. Setelah pencarian intensif selama lima hari, korban ditemukan pada Kamis (1/5) sore di aliran su­ngai yang sama. (end)