METRO SUMBAR

Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Kalapas Gelar Razia Kamar Warga Binaan

0
×

Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Kalapas Gelar Razia Kamar Warga Binaan

Sebarkan artikel ini
RAZIA HUNIAN WBP— Kepala Lapas Kelas II B Tanjung Pati didampingi KPLP memimpin langsung razia di sel-sel tahanan yang dilakukan Jumat (2/5) pagi. Jelang razia, Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) diminta masuk ke dalam sel, sehingga petugas lebih leluasa melakukan razia.

PAYAKUMBUH, METRO–Guna memastikan  ti­dak ada benda terlarang beredar di dalam Lembaga Permasyarakatan, Kepala Lapas Kelas II B Tanjung Pati didampingi KPLP memimpin langsung Razia yang dilakukan Jumat (2/5) pagi. Jelang dilakukannya Razia, Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) diminta masuk kedalam Sel (Kamar) mereka masing-masing, sehingga petugas lebih leluasa melakukan Razia.

Razia rutin yang digelar itu untuk memastikan tidak ada Handphone, Pungli dan Narkoba (HALINAR) di dalam Lembaga Permasyarakatan (LAPAS), sehingga lapas berbas atau terhindar dari berbagai benda yang berbahaya maupun terlarang. Razia dilakukan terhadap belasan kamar Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) yang ada di LAPAS yang berada di Pusat Kota itu.

Kalapas Kelas II B Tanjung Pati, Julius Barus me­nyebutkan bahwa kegiatan yang digelar untuk memastikan tidak adanya peredaran HALINAR di dalam LAPAS sehingga LAPAS menjadi aman, Nyaman dan tertib.

Baca Juga  Masyarakat Diminta Senantiasi Jaga Kebersihan, Termasuk HP

“Hari ini kita melakukan Razia untuk antisipasi dan memastikan bahwa di dalam LA tidak ada/terjadi peredaran gelap dan Pe­nyalahgunaan Narkoba, Senjata Tajam, Senjata Api untuk itu hari ini kita pastikan dengan melakukan razia,” ucap Kalapas Kelas II B Tanjung Pati, Julius Barus didampingi KPLP, Andri Noverman dan Yondri.

Kalapas menambahkan, selain Narkoba, dalam razia yang diikuti belasan petugas  itu juga memprioritaskan untuk mencari Handphone, sebab Handphone merupakan salah satu benda terlarang yang tidak boleh beredar/ada di dalam LAPAS. Meski begitu pihak LAPAS tetap me­nyediakan Warung Telekomunikasi (WARTEL) bagi WBP agar mereka tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga.

“Selain Narkoba, kita juga memprioritaskan untuk mencari Handphone, sebab alat komunikasi itu tidak boleh berada di dalam LAPAS karena ren­tan disalahgunakan, namun kita tetap memberikan hak WBP untuk mengetahui kondisi keluarga mereka dengan adanya WARTEL.” Tutupnya.

Baca Juga  RSUD M.Zein Painan, Belum ada Caleg Rawat Rawat Inap, Baru Rawat Jalan

Dalam razia tersebut, Warga Binaan Perma­sya­rakatan/WBP dikumpulkan dihalam depan masing-masing kamar sehingga petugas leluasa melakukan penggeledahan di seluruh bagian kamar WBP yang masing-masing kamar yang over kapasitas itu.

Selain melakukan Razia rutin, Pihak Lapas juga terus memberikan edukasi kepada Warga Binaan untuk berkelakuan baik dan tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran maupun hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Dari razia tersebut tidak ditemukan HALINAR maupun benda-benda terla­rang lainnya. Petugas hanya menemukan bebe­rapa buah tali yang dike­tahui digunakan untuk pe­ngikat kasur tempat tidur serta korek api dan pinset. (uus)