AGAM, METRO–Sinergi pemerintah pusat dan daerah merupakan sebuah keharusan untuk mencapai cita-cita bangsa, sebagaimana telah dituangkan dalam konstitusi.
Presiden RI, Prabowo Subianto telah menegaskan bahwa kesatuan visi dan arah kebijakan strategis, serta langkah implementasi yang sinkron dan berkelanjutan disetiap tingkatan pemerintah menjadi salah satu kekuatan utama Bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan besar menuju Indonesia Emas.
Demikian kutipan pidato Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia yang disampaikan Bupati Agam, Benni Warlis dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hardiknas, di halaman Kantor Bupati Agam, Jumat (2/5).
Dikatakan, tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang dihadapi tidak mudah. Dengan kerjasama dan sinergi antara pusat dan daerah diyakininya hal itu bisa dihadapi.
“Disisi lain kita harus memperkuat koordinasi antar tingkatan pemerintahan, untuk memastikan agar setiap kebijakan yang diambil implementatif dan tepat sasaran di daerah,” katanya.
Lebih lanjut katanya, kolaborasi yang efektif antara pemerintah pusat dan daerah dalam melaksanakan arah kebijakan nasional memerlukan komitmen, serta pemahaman yang sama mengenai prioritas pembangunan berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat.
“Maka penting bagi pemerintah daerah untuk tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga harus menjadi mitra aktif dalam merancang kebijakan yang relevan dengan kondisi dan potensi lokal agar Indonesia dapat berkembang secara adil dan merata,” sebut bupati dalam pidato Mendagri.
Untuk itu, membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah tidak dapat dilepaskan dari derajat kapasitas masing-masing tingkatan.
“Upaya peningkatan kapasitas daerah menjadi prioritas dengan memberikan atensi kepada penguatan SDM, peningkatan kapasitas keuangan daerah, serta penguatan kelembagaan dan tata kelola,” terangnya.
Dengan semangat otonomi daerah, senantiasa menjadi motor penggerak bagi terwujudnya pemerintahan yang lebih baik, pelayanan publik yang lebih prima dan kesejahteraan masyarakat lebih merata diseluruh pelosok nusantara. (pry)






