GN PANGILUN, METRO–Memperingati Hari Buruh Internasional, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Padang, melakukan penanaman ratusan pohon durian dan jengkol, Kamis (1/5). Selain untuk menjaga kelestarian alam, pohon usia tahuanan ini juga bisa mengataasi erosi.
Penanaman ini langsung dipimpin Ketua KSPSI Kota Padang Doni Rinaldi di kawasan Jalan Penjernihan II, Kelurahan Gunung Pangilun, Kamis (2/5).
Lurah Gunung Pangilun Elfian mengaku sangat mendukung kegiatan penanaman pohon. “Kami dari pihak kelurahan sangat mendukung kegiatan ini,” ujarnya.
Sementara itu Ketua KSPSI Kota Padang Doni Rinaldi mengaku. pihaknya sudah menyiapkan kegiatan ini jauh jauh hari. “Kegiatan penghijauan ini merupakan program penting Pemko Padang. Kami sangat mendukung program itu. Intinya bagaimana menjaga bumi tetap hijau,” ujar Doni Rinaldi.
Untuk kawasan Jalan Penjernihan II ini kami menanam sebanyak 300 bibit, durian dan jengkol. “Memang bergerak dalam melestarikan lingkungan itu berat, tapi dengan dukungan dari Lindungi Hutan, kami jadi semakin semangat dalam menjaga lingkungan,” kata Doni Rinaldi.
Dikatakan Doni Rinaldi, Hari Buruh ini bukan sekadar perayaan, tapi pengingat bahwa setiap tangan yang bekerja untuk kebaikan lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami juga mengajak masyarakat dan perusahaan untuk ikut ambil bagian dalam gerakan penanaman pohon dan pemberdayaan masyarakat di sekitarnya. Menjaga alam adalah kerja kolektif, dan setiap dukungan adalah langkah menuju Bumi yang lebih hijau dan berkelanjutan,” sebut Doni Rinaldi.
Dikatakannya, .ingkungan yang merupakan tempat tinggal semua makhluk hidup yang ada di muka bumi, termasuk manusia, hewan, dan tumbuhan. “Kita harus jaga kelestariannya. Lingkungan sangat penting bagi kelangsungan hidup bagi makhluk hidup,” katanya.
Sementara itu tanggal 1 Mei kata Doni Rinaldi, mempunyai makna historis yang kuat sebagai momentum dalam perjuangan hak-hak pekerja di seluruh dunia. Hari Buruh 1 Mei setiap tahun diperingati secara nasional dan juga internasional.
“Momen ini sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para buruh dalam pembangunan dan kemajuan peradaban,” pungkas Doni Rinaldi. (ped)






