PADANG, METRO–Berkendara bersama dengan saudara maupun teman menjadi pilihan menarik menjelang akhir tahun. Selain meningkatkan rasa kebersamaan, aktifitas ini menambah keseruan saat menikmati keindahan alam di Indonesia. Untuk menjaga keselamatan dan keseruan berkendara berkelompok, tentu saja diperlukan persiapan yang baik dan tetap menjaga etika berkendara.
Instruktur Safety Riding PT Menara Agung Riandy Monru mengatakan, setiap pengendara harus memperhatikan etika saat berada dijalanan. Karena semua orang memiliki hak yang sama sebagai pengguna jalan. Berikut tips saat touring yang aman dan nyaman bagi pecinta sepeda motor ;
Pertama, susun rencana perjalanan dengan baik. Rencana perjalanan dapat meliputi detail seperti jam keberangkatan, titik istirahat, lokasi pengisian bahan bakar, tempat makan, dan destinasi pemberhentian yang ingin dituju.
Kedua, tentukan pembagian tugas antar anggota kelompok, seperti siapa yang akan menjadi memimpin rombongan, sweeper, penyedia konsumsi, serta akomodasi. Pembagian tugas pada rombongan akan membuat proses koordinasi berkendara menjadi efektif dan jelas.
Ketiga, pastikan kondisi sepeda motor dalam keadaan prima dengan melakukan servis kendaraan setiap anggota setidaknya satu hari sebelum perjalanan dilaksanakan.
Keempat, lakukan briefing bersama rombongan terkait apa saja yang perlu disiapkan dan dilakukan seperti menjaga daya tahan tubuh dengan beristirahat cukup, surat dan dokumen yang perlu dibawa selama perjalanan, peraturan selama berkendara, serta kebutuhan pribadi lain seperti gadget dan perlengkapannya serta obat-obatan pribadi.
“Melanggar peraturan lalu lintas, berperilaku arogan yang dapat mengganggu pengguna jalan lain, dan menggunakan alat komunikasi elektronik saat berkendara adalah hal yang tidak boleh dilakukan saat touring,” kata riandy.
Terakhir Riandy mengingatkan untuk jangan lupa beristirahat setiap 2 jam, jaga cairan tubuh untuk menjaga konsentrasi dan selalu utamakan #Cari_aman.
“Setelah selesai melaksanakan touring dan mencapai lokasi yang dituju, setiap anggota tim dapat melakukan pemeriksaan fisik baik dirinya sendiri maupun kondisi peserta lainnya. Selain itu lakukan juga pemeriksaan kendaraan untuk memastikan kondisi masih tetap prima untuk digunakan kembali,” tutupnya. (rgr)






