PADANG, METRO–DPRD Sumbar menerima kunjungan pimpinan dan anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dan Komisi IV DPRD Batubara, Sumatra Utara, Kamis (24/4) di ruang rapat khusus II gedung DPRD Sumbar.
Kunjungan tersebut
Dalam rangka konsultasi dan koordinasi terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Induk Pariwisata (RIP), Bapemperda DPRD Batu Bara Kunjungi DPRD Sumbar.
Kedatangan rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Bapemperda DPRD Batubara, Nafiar diterima Kepala Sub Bagian Humas dan Protokoler Sekretariat DPRD Sumbar, Dahrul Idris.
Dalam kesempatan itu Nafiar mengatakan, kunjungan kerja ke DPRD Sumbar bertujuan untuk mengetahui dan mendalami bagaimana merumuskan dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Terutama untuk memanfaatkan potensi pariwisata daerah pemekaran dari Kabupaten Asahan.
“PAD kabupaten kami yang berdiri pada tahun ini masih rendah. Maka dari itu, salah satu upaya untuk meningkatkan PAD yaitu dengan membenahi sektor pariwisata,” ungkap Nafiar.
Nafiar menambahkan, apabila sektor pariwisata dibenahi dengan baik, daerah yang baru dimekarkan tersebut akan cepat berkembang. Apalagi potensi pariwisata yang ada sangat mendukung.
“Kabupaten Batu Bara memiliki potensi pariwisata yang cukup besar terutama wisata alam dan sejarah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas dan Protokoler Sekretariat DPRD Sumbar Dahrul Idris mengucapkan terimakasih kepada pimpinan dan anggota Bapemperda dan Komisi IV DPRD Kabupaten Batu Bara yang telah berkunjung ke DPRD Provinsi Sumatera Barat.
“Kunjungan ini bermanfaat, selain menjalin silaturahmi dan meningkatkan koordinasi, sekaligus saling bertukar informasi,” kata Idris.
Ia mengatakan, dirinya mewakili unsur anggota DPRD Sumbar yang pada kesempatan tersebut telah memiliki agenda kerja ke luar provinsi. Untuk melengkapi data yang dibutuhkan DPRD Kabupaten Batubara, sekretariat DPRD Sumbar telah memberikan sejumlah dokumen pendukung yang terkait dengan kepariwisataan Sumbar. (hsb)





