AGAM/BUKITTINGGI

Usmar Ismail Dicanangkan Sebagai Nama Jalan di Bukittinggi

0
×

Usmar Ismail Dicanangkan Sebagai Nama Jalan di Bukittinggi

Sebarkan artikel ini
PAHLAWAN NASIONAL— Pemerintah Kota Bukittinggi mencanangkan Usmar Ismail sebagai nama jalan di daerah setempat.

BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi mencanangkan Usmar Ismail sebagai nama jalan di daerah setempat. Ini merupakan bentuk apresiasi dan peng­hormatan kepada Bapak Perfilman dan Pahlawan Nasional kelahiran Bu­kittinggi tersebut.

Jalan Haji Usmar Is­mail yang akan diresmi­kan berada di kawasan pusat kota Bukittinggi. Masyarakat bisa meng­akses jalan yang dapat ditempuh dengan jalan kaki dari Jam Gadang ke arah objek wisata Panorama Lobang Jepang.

“Jalan Haji Usmar Ismail akan diresmikan oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang direncanakan akan dilaksanakan pada Selasa (29/4) ini dengan serangkaian pertunjukan bu­daya Minangkabau,” kata Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nur­matias, Senin (28/7).

Ramlan Nurmatias me­nga­takan, sosok Usmar Ismail patut menjadi teladan bagi generasi muda di Bukittinggi dan Suma­tera Barat umumnya.

“Bagi kami pribadi dan ma­syarakat kota Bukittinggi, sosok Usmar Ismail yang dengan latar belakang dari keluarga terdidik dan memiliki ragam talenta pada diri beliau, patut menjadi teladan bagi generasi muda,” katanya.

Menurutnya ini sejalan de­ngan misi pengembangan sum­ber daya manusia Bukittinggi yang berdaya saing global ber­akhlak dan berbudaya.

Pemberian nama Jalan Haji Usmar Ismail ini diusulkan oleh sutradara film Indonesia, Arief Malinmudo melalui surat resmi pengusulan nama jalan kepada Pemerintah Kota Bukittinggi pada tanggal 7 maret 2025.

Jalan Haji Usmar Ismail ini ditetapkan melalui Surat Kepu­tusan Wali Kota Bukittinggi no­mor 188.45.68-2025 tanggal 18 Maret 2025.

Mewakili keluarga, Heidy Hermia Ismail, anak keempat Usmar Ismail mengungkapkan peresmian nama jalan ini adalah peristiwa yang sangat berharga bagi keluarga besar Usmar Ismail.

“Apalagi Kota Bukittinggi merupakan Kota pertama di Indonesia yang meresmikan nama Jalan Haji Usmar Ismail dengan etika yang santun serta lewat surat persetujuan keluarga. Kami sangat menghargai itu,” kata Heidy.

Usmar Ismail lahir di Bukit­tinggi, 20 Maret 1921 dari pasa­ngan H. Ismail Dt Mangguang dan Ibunda Fatimah Zahra.

Usmar Ismail telah mela­hirkan berbagai karya antara lain Lewat Jam Malam, Tiga Dara, Harimau Tjampa, Enam Jam di Jogja, Tamu Agung.

Film pertama yang disutra­darai Usmar Ismail, Darah dan Doa (1950), merupakan film na­sional pertama dan menjadi tonggak sejarah perfilman tanah air. (pry)