BERITA UTAMA

Penembak Ikan Hilang Diterkam Buaya

0
×

Penembak Ikan Hilang Diterkam Buaya

Sebarkan artikel ini

PASBAR, METRO–Seorang warga Muaro Simpang, Nagari Koto Sa­wah Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, hilang diterkam buaya saat menembak ikan bersama rekannya di sungai Batang Rosak, pada Sabtu malam (26/4).

Peristiwa itu sontak sa­ja membuat warga setempat geger dan berdatangan ke sungai tersebut untuk membantu mencari korban bernama Uyun (55). Namun sayangnya hingga Minggu malam (27/4), korban belum juga berhasil ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang, Abdul Malik menjelaskan, korban diterkam buaya saat beraktivitas menembak ikan di Sungai Batang Rosak Sikabau, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat.

“Mereka kemudian me­­laporkan kejadian itu ke Tim SAR Padang. Menda­pat laporan tersebut tim menurun dari Pos SAR Pa­saman pada pukul 05.30 WIB sebanyak lima orang untuk melakukan pencarian korban,” kata Abdul Malik.

Abdul Malik menjelaskan, kejadian bahas ini terjadi pada (26/4) sekira pu­kul 21.30 WIB, saat itu korban bersama 8 orang rekannya pergi menembak ikan, saat berada di tepi su­ngai korban tiba-tiba di­terkam dan diseret buaya.

“Saat kejadian rekannya melihat korban, saat itu salah satu rekan korban bernama Anto (40) berusaha menarik tangan korban untuk menyelamatkan namun upaya ini tidak berhasil. Mereka telah melakukan pencarian bersama warga sekitarnya, namun korban belum diketemukan,” katanya.

Ditambahkan Abdul Ma­lik, mendapat laporan tersebut tim menurun dari Pos SAR Pasaman pada pukul 05.30 WIB sebanyak lima orang untuk melakukan pencarian korban. Tim juga membawa berbagai peralatan untuk mempermudah pencarian.

“Tim membawa peralatan seperti Rescue Car, perahu karet LCR, Aqua Eye, serta perlengkapan SAR air dan medis. Lokasi kejadian berada pada koordinat 0°50’39.74″S – 100°18’58.29″T, berjarak sekitar 46,40 kilometer dari Pos SAR Pasaman dengan estimasi waktu tempuh dua setengah jam,” tutup dia.

Hingga saat ini, operasi pencarian masih berlangsung dan melibatkan koordinasi antara Kantor SAR Padang, masyarakat, serta pihak terkait lainnya. (end)