SOLOK, METRO–Dalam rangka memberikan wawasan baru dan meningkatkan keterampilan digital serta menjadikan pelajar dan pelajar di Kota Solok, DPK gelar Lokakarya Literasi Digital.
Diharapkan pelajar dan pelajar mampu menjadi agen literasi di lingkungannya, baik di sekolah, di kampus, maupun ditengah masyarakat.
Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, Dr. Asrinur, mengatakan literasi digital diperlukan dalam penggunaan teknologi. Salah satu komponen pendukung dalam proses pembelajaran, akademis dan profesional yaitu literasi digital.
“Penerapan literasi digital selanjutnya dapat membuat masyarakat khususnya pelajar/mahasiswa jauh lebih bijak dalam menggunakan serta mengakses teknologi, umgkap Asrinur.
Dikatakan Asrinur, dalam bidang teknologi, khususnya informasi dan komunikasi, literasi digital yang berkaitan dengan kemampuan penggunanya yaitu kemampuan untuk menggunakan teknologi sebijak mungkin demi menciptakan interaksi dan komunikasi yang positif.
Dalam kegiatan itu, materi yang disampaikan tentang berbagai aspek literasi digital, mulai dari mengenal literasi digital, keterampilan digital serta keamanan digital.
Dalam kegiatan itu sebut Asrinur, menghadirkan Narasumber Riano Oskar, ST, seorang praktisi dan pengusaha di Bidang Pengelolaan dan Pembangunan Teknologi Informasi di Sumatera Barat (Direktur PT. Cinoxmedia Network Indonesia).
“Kegiatan Lokakarya literasi digital ini adalah salah satu kegiatan yang mengawali rangkaian kegiatan Dinas Perpustakaan Kota Solok tahun 2025,” tutur Asrinur.
Lokakarya ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman awal bagaimana menyikapi perkembangan digital saat ini agar kita dapat memanfaatkan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. “Semoga lokakarya ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Mari kita manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk belajar dan berbagi pengalaman. Semoga kita semua dapat menjadi generasi digital yang cerdas, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi positif di dunia maya,” harap Arsinur. (vko)






