SUDIRMAN, METRO – Pembangunan sarana prasarana Pengendalian Banjir Batang Agam atau populer disebut Normalisasi Batang Agam Kota Payakumbuh sudah mulai menampakan hasil. Pengerjaan mega proyek dari Kementerian PUPR itu sudah dikerjakan lebih dari separuh jalan.
”Pengerjaannya sudah mencapai 65 persen. Ditargetkan akhir Desember ini bisa selesai,” ujar Kepala Dinas PUPR Payakumbuh, Muslim, Kamis (4/4).
Pembangunan Normalisasi Batang Agam merupakan proyek multiyears dari 2017 sampai 2019 dengan anggaran keseluruhan mencapai Rp 195 Milyar. Pengerjaan dilakukan sepanjang 10,6 km Batang Agam.
”Setelah pembangunan tahun ini selesai, Pemko mengajukan agar pemerintah pusat menambah anggarannya karena baru 10,6 km yang dikerjakan dari total panjang Batang Agam 16,5 km,” tutur Muslim.
Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi menyampaikan pembangunan Normalisasi Batang Agam merupakan masterpiece selama dirinya memimpin Payakumbuh. Pembangunan tersebut diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat Payakumbuh.
”Mohon doanya agar tuntas tahun ini,” ujar Riza sambil mengirimkan foto-foto udara pembangunan Normalisasi Batang Agam. (us)





