SOLOK/SOLSEL

Wali Kota Solok Hadiri Silaturrahmi Ulama Thariqah Se-ASEAN 2025

0
×

Wali Kota Solok Hadiri Silaturrahmi Ulama Thariqah Se-ASEAN 2025

Sebarkan artikel ini
HADIRI— Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra saat menghadiri silaturrahmi ulama thariqah se-ASEAN 2025.

SOLOK, METRO –Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra meng­hadiri acara Silaturrahmi Ulama Thariqah Se-ASEAN Tahun 2025 yang digelar di Surau Suluk, Pondok Pesantren Taruna Rabbani Islamic School, Jorong Kasiak, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Sing­karak, Kabupaten Solok, baru baru ini. Kegiatan ini turut dihadiri secara virtual oleh Menteri Agama RI, H. Nazarudin Umar, serta dihadiri langsung oleh Ulama Thariqah Se-ASEAN, Forkopimda Sumatera Barat, Wakil Bupati Solok H. Chandra, Forkopimda Kota dan Kabupaten Solok, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Wali Kota Solok menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara Silaturrahmi Ulama ini, yang menjadi wadah mempererat Ukhuwah Isla­mi­yah dan persaudaraan an­tar ulama Thariqah di kawasan ASEAN.

Baca Juga  KONI Pekanbaru Sharing Informasi ke Solsel

“Kegiatan ini sangat penting dalam membangun sinergi antara ulama, pemerintah, dan masya­rakat untuk penguatan ni­lai-nilai spiritual dan moral di tengah tantangan global, “ ujar Dr. Ramadhani Kirana Putra.

Ia juga menekankan peran thariqah dalam mem­bentuk karakter bangsa serta mendukung program-program pemerintah dalam menciptakan ma­sya­rakat yang berakhlak mulia.

Sementara itu, Menteri Agama RI, H. Nazarudin Umar, dalam sambutan virtualnya menyatakan dukungan penuh terhadap peran Thariqah dalam memperkuat moderasi beragama dan perdamaian global.

Baca Juga  Berumur 17 Tahun, Ortu Diminta Ajak Anaknya Mengurus e-KTP

“Ulama thariqah memiliki peran strategis da­lam menjaga harmoni sosial dan mengajarkan tasawuf yang moderat. Kami mendorong kolaborasi lebih erat antara pemerintah dan para mursyid thariqah, “ tegasnya.

Acara yang digelar di Pondok Pesantren Taruna Rabbani Islamic School ini menampilkan diskusi ilmiah, dzikir bersama, dan doa untuk kemaslahatan umat. Pesantren yang terletak di Koto Sani ini semakin dikenal sebagai pusat kegiatan keislaman bertaraf internasional.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jaringan ulama thariqah di ASEAN sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan peran tasawuf dalam pembangunan mental-spiritual masyarakat. (vko)