BERITA UTAMA

Hampir Setahun Buron, Otak Perampokan dan Pembunuh Pedagang Emas Keliling Ditangkap

0
×

Hampir Setahun Buron, Otak Perampokan dan Pembunuh Pedagang Emas Keliling Ditangkap

Sebarkan artikel ini
PERAMPOK SADIS— Pelaku RA (47) yang menjadi otak dari perampokan dan pembunuhan pedagang emas keliling di Limapuluh Kota, ditangkap di Riau.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Hampir set ahun jadi buronan, otak pelaku peram­pokan sadis yang menewaskan pedagang emas keliling di Jalan Batu Sompik Jorong Galugua Kenaga­rian Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, akhirnya berhasil ditangkap.

Pelaku diketahui berinisial RA (47) yang merupakan warga Kelurahan Rambah Tengah Barat, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Penangkapan dilakukan tim gabungan Polres Limapuluh Kota bersama Polres Kampar pada Selasa (22/4) sekitar pukul 23.11 WIB.

RA yang saat itu berada di rumah temannya di Kawasan Baluang, Provinsi Riau, tak bisa lagi melarikan diri karena lokasi itu sudah dikepung. Pelaku bersama barang bukti selanjutnya dibawa ke Ma­polres Limapuluh Kota untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Pelaku RA yang menjadi otak pelaku perampokan pedagang emas keliling ini berhasil kita tangkap di Riau. Yang bersangkutan sudah kita buru sejak bulan Mei 2024 silam,” ucap Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Syaiful Wachid melalui Kasat Reskrim, Iptu Repaldi, Rabu (23/4).

Lebih jauh Iptu Repaldi menjelaskan, setelah dilakukan penangkapan terhadap  RA dan dilakukan interogasi, pelaku  mengakui telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan itu bersama teman-temannya.

“Ia mengakui melakukan perampokan itu bersama sejumlah rekannya beberapa waktu lalu. Dari informasi yang kita dapat, RA merupakan otak dari kejahatan tersebut. Untuk teman-temannya masih ada juga yang masih kita buru,” tambah Iptu Repaldi.

Baca Juga  Terobosan Satuan PJR 2 Ditlantas Polda Sumbar, Ruangan Kantor Disulap jadi Mushala dan Tempat Mengaji

Selain tersangka RA, tegas Iptu Repaldi, tim gabungan juga mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Toyota Rush warna putih, dengan nomor polisi BM 1076 MS. Mobil tersebut digunakan komplotan ini saat melakukan perampokan.

“Atas perbuatannya, tersangka diancam dengan Pasal 365 ayat 1, ayat 2 ke 1e, 2e, 4e dan ayat 3 junto pasal 55 junto pasal 56 KUHPidana. Untuk temannya yang terlibat masih terus kita buru,” tutup dia.

Sebelumnya, perampokan sadis yang menyasar pedagang emas kembali terjadi di Sumatra Barat (Sumbar). Kali ini, pasangan suami istri (pasutri) pedagang emas menjadi korban perampokan di Batu Sompik, Jorong Galuguah, Nagari Galuguah, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota.

Akibat aksi perampokan itu, korban Reno Putra (43), warga Jorong Ronah Pembangunan, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Kapur IX  meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara istrinya Gita Mayasari (38), mengalami luka-luka dan patah tulang hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Tidak hanya membuat korban kehilangan nyawa dan luka-luka, kawanan perampok itu juga membawa kabur emas dagangan korban sebanyak 500 emas dan uang tunai Rp 200 juta rupiah. Jika ditotal, kerugian korban mencapai Rp 1,7 miliar.

Baca Juga  Menang di Panwaslu, Pasutri Berpeluang lagi di Pilkada Padang

Kejadian nahas yang menimpa pasutri pedagang emas itu pertama kali diketahui Kepala Jorong Tanjuang Jajaran, Rio Bagasra, sepulang dari mengantarkan Wali Nagari Galuguah ke Jorong Galuguah, Jumat (3/5) sekitar pukul 18.00 WIB. Setiba di Batu Sompik, Rio Bagasra mendengar ada suara meminta tolong dan langsung mencari sumber suara.

Setelah dicari, Rio Bagasra  pun dibuat kaget kaena menemukan seorang wanita dalam kondisi ter­geletak dengan wajah beng­kak luka lebam dan tubuh berlumuran darah. Seda­ngkan suaminya Reno ter­geletak tak bernyawa tidak jauh dari lokasi Gita yang mengalami luka-luka.

Mengingat suasana yang terus berangsur gelap di lokasi, akhirnya Kepala Jorong, bergerak cepat mencari pertolongan kepada masyarakat Jorong Tanjuang Jajaran yang terdekat dari lokasi kejadian. Tidak berselang lama, sekitar pukul 19.00 WIB, Ka­polsek Kapur IX beserta personel, anggota Koramil 07 Kapur IX, Wali Nagari Galuguah, Kapus Sialang dan masyarakat mendatangi lokasi.

Kedua korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sialiang untuk mendapatkan penanganan medis. Selain mengevakuasi korban, Polisi juga mengamankan sepeda motor Kawasaki KLX milik korban yang ditemukan tidak jauh dari lokasi kedua korban dirampok. (uus)