METRO PADANG

Fadly Amran Targetkan Nol Kawasan Kumuh di Kota Padang

0
×

Fadly Amran Targetkan Nol Kawasan Kumuh di Kota Padang

Sebarkan artikel ini
PENANGANAN KAWASAN KUMUH— Wali Kota Padang, Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir meninjau langsung penanganan kawasan kumuh di Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (22/4) sore.

BUNGO PASANG, METRO–Pemko Padang terus menunjukkan komitmen­nya dalam mewujudkan lingkungan bersih dan se­hat. Untuk memastikannya, Wali Kota Padang, Fadly Amran bersama Wakil Wa­li Kota Maigus Nasir me­ninjau langsung penanga­nan kawasan kumuh di Ke­lu­rahan Bungo Pasang, Ke­camatan Koto Tangah, Se­lasa (22/4) sore.

Kunjungan ini meru­pakan bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang yang menargetkan pe­ngen­­­tasan kawasan ku­muh sebagai prioritas utama.

Pada kesempatan itu, Fadly Amran juga menin­jau pembangunan drai­nase dan betonisasi jalan yang telah rampung dilak­sanakan oleh Dinas Peru­mahan Rakyat dan Ka­wa­san Permukiman (Perkim) Kota Padang.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa meninjau langsung kondisi penanganan kawasan kumuh di Kelurahan Bungo Pasang. Kita menargetkan zero kawa­san kumuh di Kota Padang dalam lima tahun ke depan. Dalam 100 hari pertama ini, kita akan mulai mendata dan mengangsur penanganannya. Kita ingin Kota Padang benar-benar menjadi kota sehat, dan itu harus dimulai dari penanganan limbah serta sanitasi yang baik,” ujar Fadly Amran.

Dia menambahkan, pe­na­nganan kawasan kumuh merupakan bagian dari program unggulan (progul) Padang Rancak, yang bertujuan mewujudkan kota pintar, sehat, dan berkelanjutan.

“Padang Rancak adalah gerakan kolektif untuk menjadikan kota ini lebih tertata, bersih, sehat, dan ramah lingkungan. Salah satu fokus utama dalam Padang Rancak adalah pengentasan kawasan kumuh dan penyediaan permukiman yang layak bagi seluruh warga,” tegasnya.

Penanganan kawasan kumuh di Kelurahan Bungo Pasang mencakup luas area sekitar 3,19 hektar. Melalui program Padang Rancak, pemerintah membangun dan meningkatkan kualitas infrastruktur seperti jalan lingkungan sepanjang 337 meter, drainase sepanjang 337 meter, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 4 unit, serta pembangunan sarana sanitasi berupa WC/jamban dan septic­tank di 15 rumah.

Kepala Dinas Perkim Kota Padang, Raf Indria me­nyebut bahwa program ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan tar­get besar Pemerintah Kota Pa­dang zero kawasan kumuh.

“Kami berkomitmen mendukung penuh visi Wa­li Kota untuk menghapus kawasan kumuh dari Kota Padang. Upaya ini tidak hanya dilakukan di Bungo Pasang, tapi akan berlanjut di kawasan-kawasan lain. Semua ini menjadi bagian dari program terpadu untuk menjadikan Kota Padang sebagai kota sehat dan layak huni bagi seluruh warganya,” ungkap Raf.

Menurutnya, pembangunan drainase, peningkatan jalan lingkungan, perbaikan rumah warga, hingga penyediaan sanitasi layak bukan hanya proyek fisik, tapi fondasi untuk mengubah wajah lingkungan secara menyeluruh.

“Langkah konkret di Bungo Pasang ini adalah bukti nyata bahwa target zero kawasan kumuh bukan sekadar wacana, tapi sebuah kerja nyata yang dimulai sekarang,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas PUPR­ Kota Padang Tri Hadiyanto, Camat Koto Tangah Fizlan Setiawan, serta Lurah Bungo Pasang. Mereka menyampaikan dukungan penuh terhadap visi Wali Kota untuk membebaskan Kota Padang dari kawasan kumuh. (brm)