METRO PADANG

Pemko Matangkan Progul Padang Amanah, Posisikan Diri sebagai Ibukota Provinsi yang Kompetitif, Birokrasi Sehat dan Responsif

0
×

Pemko Matangkan Progul Padang Amanah, Posisikan Diri sebagai Ibukota Provinsi yang Kompetitif, Birokrasi Sehat dan Responsif

Sebarkan artikel ini
MATANGKAN PROGUL— Asisten III Administrasi Umum Setda Kota Padang, Corri Saidan memimpin rapat korodinasi pematangan Progul “Padang Amanah” dengan sejumlah OPD, guna menyelaraskan langkah dan menyusun arah program lima tahun ke depan.

 AIAPACAH, METRO–Pemerintah Kota Pa­dang terus mematangkan pelaksanaan Program Ung­gulan (Progul) “Padang Ama­nah” dengan melalui rapat koordinasi bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), gu­na menyelaraskan langkah dan menyusun arah program lima tahun ke depan.

Asisten III Administrasi Umum Setda Kota Pa­dang, Corri Saidan, mengungkapkan bahwa Pa­dang Amanah dijalankan melalui tiga aktivasi utama, yakni pemerintahan berintegritas dan bebas pungli, optimalisasi pelayanan publik berbasis teknologi, serta pembangunan ma­syar­akat tingkat RW.

“Semua program ini ditetapkan untuk mendukung visi dan misi Pemko Padang. Seluruh OPD ha­rus berinovasi agar dalam lima tahun ke depan terlihat perubahan nyata yang berdampak langsung ke masyarakat,” kata Corri melalui zoom, Senin (21/4)

Ia juga menegaskan bahwa untuk mewujudkan konsep Smart City, terdapat enam dimensi dan 18 subdimensi yang harus dipenuhi.

“Implementasinya ter­se­bar di seluruh OPD, dan Di­nas Kominfo menjadi peng­­gerak utama dalam memastikan integrasi dan pelaksanaannya,” sebutnya.

Tim Percepatan Pembangunan Asrinaldi, menambahkan bahwa OPD me­miliki kewenangan penting dalam mendukung ja­lan­nya Padang Amanah. Me­­­nurutnya, birokrasi yang kuat dan inovatif akan melahirkan banyak kegiatan yang kreatif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  Rachmad Wijaya Tebar Ribuan Bibit Ikan Nila untuk Warga Skep Mata Air

“Kita ingin Padang mem­­­posisikan diri sebagai ibu­kota provinsi yang kompetitif. Maka, perlu ekosistem digital yang kuat, tanpa pungli, dan sistem birokrasi yang sehat dan responsif,” ujarnya yang merupakan Akademisi Uni­­versitas Andalas.

Asrinaldi juga menekankan pentingnya sistem informasi yang terdigitalisasi agar seluruh data pembangunan dapat diakses masyarakat, sehingga tercipta transparansi dan akuntabilitas.

“Kemudian terkait inovasi yang dilakukan, keluhan masyarakat terhadap fasilitas umum harus ada responnya. Di sisi lain, terkait Dubalang Kota bukan hanya tanggung jawab Satpol PP saja,” terangnya.

Sementara itu, akademisi dari Universitas Andalas, Ilham Azre, menyampaikan bahwa progul Padang Amanah harus dijalankan sesuai semangat antikorupsi.

“Mindset integritas ha­rus menjadi kata kunci da­lam setiap aktivitas pemerintahan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa keterbukaan informasi bukan hanya menjadi tugas Dinas Kominfo, melainkan juga tanggung ja­wab seluruh OPD pendu­kung. Hal ini penting agar masyarakat dapat menerima informasi yang benar dan membangun partisipasi publik.

Baca Juga  Pimpin Apel Usai Cuti Lebaran, Wako: Kehadiran ASN Pemko 100 Persen

“SDM Kota Padang me­rupakan SDM yang unggul bagaimana kita berlari kencang dengan kota besar lain di Indonesia. Mes­kipun terjadi efisiensi anggran namun kita kerjakan program prioritas,” tutupnya.

Kepala Dinas Kominfo Kota Padang, Boby Firman, menyatakan bahwa dalam memperkuat progul Pa­dang Amanah, pihaknya memperkuat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan keterbukaan informasi.

“Semua aplikasi yang diminta OPD, Diskominfo membantu dalam membuatnya,  dan telah mengintegrasikan aplikasi dan internet, sehingga mampu menghemat sebesar Rp17 miliar lebih,” sebutnya.

Boby juga menekankan pentingnya kolaborasi antar-OPD dalam mendu­kung keterbukaan informasi, terutama dalam me­nyuk­seskan Progul Padang Ama­nah.

Rapat koordinasi ini turut membahas sejumlah isu penting seperti penciptaan birokrasi dan organisasi yang sehat, peningkatan indeks literasi masyarakat, bebas pungli, hingga penanganan keluhan fasilitas umum secara responsif.

Sejumlah OPD hadir melalui daring antara lain Bappeda, BKPSDM, Dispusip, Inspektorat, Diskominfo, dan Bagian Organisasi. (brm)