METRO BISNIS

Pantau dan Evaluasi Kinerja Pemko Padangpanjang, Komisi III DPRD Vani Utari Serap Aspirasi Warga

1
×

Pantau dan Evaluasi Kinerja Pemko Padangpanjang, Komisi III DPRD Vani Utari Serap Aspirasi Warga

Sebarkan artikel ini
RESES—Anggota Komisi III DPRD Padangpanjang, Vani Utari menampung aspirasi dari masyarakat saat reses.

PDG. PANJANG, METRO–Memastikan program kerja Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang di Dapil l terimplementasi dengan baik, Komisi IIIDPRD Kota Padangpanjang Vani Utari menggelar Reses Catur Wulan l di Kedai Sarapan Pagi Aie Badarun, Minggu (20/4).

“Ini reses catur wulan 1 saya. Kegiatan ini kita laksanakan merupakan bentuk pengawasan sekaligus evaluasi sejauh mana realisasi program- program kerja Pemko khusus di Da­pil  saya ini. Pastinya, saya tidak ingin program pembangunan mengalami kendala sehingga  tidak berjalan dengan baik. Untuk itu kita sengaja mengadakan tatap muka dengan warga  guna mendengan sekaligus  menampung aspirasi masyarakat,” tegas Vani Utari.

Lebih lanjut Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyampaikan, dalam resesnya telah menemukan beberapa persoalan. Diantaranya terkait pengurusan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan terkait ratusan THL di lingkungan Pemko Padangpanjang baru baru ini.

Baca Juga  Komitmen Jaga Keandalan Listrik, GM PLN Sumbar Tinjau Langsung Aset

Vani Utari menjelaskan untuk pengurusan  DTKS di lakukan di Kantor Lurah, yang nantinya data dapat  input oleh operator di Kelurahan. Data tersebut kemudian diteruskan melalui  dinsos dan data dikirim ke pusat.

“Berkaitan dengan DTKS, Dalam Reses ini saya juga menghadirkan Dinas terkait Untuk memberikan penjelasan sekaligus memaparkan langkah -langkah pengurusan DTKS dari awal. Namun, menyikapi hal ini kita terus menjalin komunikasi dengan pihak Dinas untuk dapat mem­berikan pelayan de­ngan baik.” ujar Vani.

Terkait pelayanan DTKS , Vani Utari menegaskan agar pihak Lurah, Dinas Sosial, terus melayani masyarakat agar tidak ada keraguan bagi warga,” te­rang Vani.

Ada beberapa hal  yang dapat mempengaruhi status DTKS, ungkap Vani Utari melanjutkan, DTKS yang tidak aktif karena ada  anak dalam Kartu Keluarga (KK) yang ber­kerja.  apabila ada salah  satu anggota keluarga yang bekerja dan menerima gaji, maka status DTKS secara otomatis, sistem akan menonaktifkan daftar DTKS  tersebut.

Baca Juga  Promo Lebaran Bersama Honda, Beli Honda Genio di Menara Agung Diskon Rp 444 Ribu

“Solusinya, anggota ke­luarga yang telah bekerja harus mengeluarkan anggota keluarga dan membuat KK baru,” jelas Vani Utari didampingi Pihak Dinas Sosial.

Sementara berkaitan dengan dirumahkannya ratusan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemko Padangpanjang baru- baru ini. Vani menjelaskan, DPRD telah me­lakukan pembahasan panjang dengan Pemko Padang­panjang.

“DPRD mendesak Pemko untuk segera mencarikan solusi bagi THL yang di rumahkan. Saat ini Pemko tengah mencari regulasi agar semua ratusan THL ini dapat di akomodir dan kembali be­kerja.”jelas Vani. (rmd)