BERITA UTAMA

Polisi Gagalkan 10 Calon Jamaah Haji Ilegal, BPH Ingatkan Tak Tergiur Tawaran Pemberangkatan Haji Mura

0
×

Polisi Gagalkan 10 Calon Jamaah Haji Ilegal, BPH Ingatkan Tak Tergiur Tawaran Pemberangkatan Haji Mura

Sebarkan artikel ini
ILEGAL—Polisi bersama petugas Imigrasi mengamankan 10 orang calon jemaah haji ilegal.

JAKARTA, METRO–Polres Bandara Soekarna Hatta berhasil menggagalkan 10 calon jamaah haji ilegal. Para calon ja­maah ilegal itu berasal dari Banjarmasin dan hendak terbang ke Tanah Suci me­lalui Malaysia, menggu­na­kan pesawat Malindo Air OD 315 dengan visa kerja.

Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Dahnil Anzar Simanjuntak mengingatkan ma­sya­rakat untuk tidak tergoda dengan tawaran pemberangkatan haji yang murah. Ia mengingatkan, haji merupakan ibadah suci, sehingga harus dijalani secara sah dan sesuai prosedur.

“Masyarakat harus was­pada dan tidak mudah ter­goda dengan tawaran haji murah atau cepat tanpa antrean namun tidak resmi. Haji adalah ibadah suci, maka harus dijalani secara sah dan sesuai prosedur,” kata Dahnil kepada wartawan, Minggu (20/4).

Dahnil mengapresiasi tindakan tegas aparat Kepolisian bersama petugas Imigrasi yang berhasil menggagalkan kebe­rang­katan 10 calon jamaah haji ile­gal menggunakan visa kerja. Ia menegaskan, pe­ner­tiban terhadap jamaah Ilegal penting untuk menjamin kualitas layanan haji, serta rasa aman dan nyaman bagi seluruh jamaah resmi.

“Langkah cepat dan tegas dari kepolisian dan imigrasi ini menunjukkan keseriusan negara dalam menjaga martabat penyelenggaraan haji Indonesia dan melindungi para calon jemaah dari potensi risiko,” tegas Dahnil.

Sejak dibentuk Badan Penyelenggara Haji, lanjut Dahnil, pihaknya telah me­la­kukan koordinasi erat dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, khususnya untuk penyelenggaraan haji 2026 untuk me­nangani persoalan ja­maah haji ilegal.

Terlebih, Pemerintah Arab Saudi juga sudah me­lakukan pengetatan larangan kunjungan ke Kota Mak­kah dengan visa selain visa haji resmi, yang mulai berlaku pada 23 April 2025.

“Alhamdulillah di tahun 2025 ini arab Saudi sudah mulai lakukan berbagai kebijakan pengetatan,” ujar Dahnil.

Lebih lanjut, Dahnil me­nyam­paikan saat ini para calon jamaah haji ilegal, tengah menjalani pemeriksaan dan penyelidikan untuk menelusuri pihak-pihak yang terlibat dalam upaya keberangkatan secara ilegal.

“Kami juga Berkoordinasi dengan Kepolisian RI, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, agar bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang menawarkan dan menyelenggarakan paket haji Ilegal,” pungkasnya. (jpg)