METRO PADANG

PPS Bingung, KPU Dinilai tak Profesional

0
×

PPS Bingung, KPU Dinilai tak Profesional

Sebarkan artikel ini

KAMPUNG PONDOK, METRO – Meski pemilu tinggal hitungan hari, hingga kini Panitia Pemungutan Suara (PPS) masih dibuat bingung oleh KPU. Pasalnya, tak ada kejelasan dalam bekerja. Bahkan data pemilih pun dikatakan kerap diubah-ubah.
“Kami di tingkat PPS sedang dilanda kebingungan. Banyak agenda yang belum jelas ujung pangkalnya. Padahal pemilu tinggal dua minggu lagi,” sebut Ketua PPS (KPPS) Kampung Pondok, Erry Gusman, Kamis (4/4).
Erry mencontohkan pada pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) di tingkat PPS, hingga kini aturannya tak jelas, berapa jumlah peserta dan bagaimana pelaksanaannya. Padahal jumlah peserta menyangkut anggaran. KPU hingga saat ini belum ada kejelasan terkait berapa anggota yang akan diikutkan dalam bimtek di tingkat PPS ini.
“Kami dibuat bingung oleh KPU. Tiap sebentar peraturan berubah-ubah. Tak ada ketegasan. Terlihat sekali KPU tak profesional dalam bekerja,” tegas Erry lagi.
Contoh lain menurutnya, adanya aturan pindah pemilih yang baru saja disosialisasikan KPU ke tingkat PPS. Padahal pemilu tinggal hitungan hari, data pemilih masih belum final. Hingga kini data pemilih masih terus diperbaharui. Masih terus diubah-ubah.
Seharusnya sebut Erry, dalam kondisi sekarang, persoalan data pemilih itu sudah final. Tidak lagi diotak-atik seperti sekarang, sehingga PPS tinggal mengerjakan agenda yang telah ada.
“Kita minta ketegasan KPU. Janganlah aturan itu diubah- ubah tiap sebentar. Seperti tak punya ketegasan dalam bekerja. Kita dibuat bingung,” tegas Erry kembali.
Erry yakin, kebingungan ini juga dirasakan oleh semua (PPS) di Kota Padang, cuma mereka malas menyampaikan.
Menanggapi hal ini, Ketua KPU Padang, M Sawati mengatakan, persoalan bimtek yang harus diselenggarakan di tingkat PPS sudah dijelaskan pada bimtek sebelumnya pada masing-masing ketua PPS.
“Semua KPPS kita undang. Sudah kita jelaskan. Mungkin yang bersangkutan tidak berada di tempat pada saat bimtek berlangsung,” sebut Sawati.
Dikatakannya, bimtek ditingkat PPS d koordinir oleh ketua PPS. Jumlah peserta, penetapan hari dan tanggal juga sudah dijelaskan dalam bimtek. Jika KPPS paham, maka dapat bertanya lagi kepada PPK.
“Makanya kalau ada bimtek, agar diikuti secara penuh, sehingga materi yang disampaikan bisa diserap maksimal,” terangnya. (tin)