METRO PADANG

Wujudkan Progul Smart City, Kepala Sekolah Negeri dan Operator Dibekali Pembinaan Aplikasi Srikandi

0
×

Wujudkan Progul Smart City, Kepala Sekolah Negeri dan Operator Dibekali Pembinaan Aplikasi Srikandi

Sebarkan artikel ini
PEMBINAAN APLIKASI SRIKANDI— melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan memberikan pembinaan Aplikasi Srikandi kepada Kepala Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan operator.

PADANG, METRO–Sebagai upaya mendu­kung program unggulan Smart City, Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perpustakaan dan Kear­sipan memberikan pem­binaan Aplikasi Srikandi kepada Kepala Sekolah Dasar (SD), Sekolah Mene­ngah Pertama (SMP), dan operator.

Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pa­dang, Elvi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat digitalisasi administrasi hingga ke ting­kat satuan pendidikan.

“Alhamdulillah, lima se­si sosialisasi dan pembinaan aplikasi srikandi bagi  268 Kepala Sekolah Dasar telah selesai hari ini dan kemarin, 16 April sebanyak 45 Kepala Sekolah Menengah Pertama juga telah dilakukan pembinaan,” ujar­nya saat pembinaan apli­kasi srikandi di Dinas Pendidikan dan Kebuda­yaan, Kamis (17/4).

Lanjut Elvi,  pembinaan ini dilaksanakan sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah Daerah. Pemkot Padang terus mendorong digitalisasi di berbagai sektor, termasuk pendidikan, guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan publik.

“Penggunaannya di ling­kungan sekolah bertujuan mempercepat proses administrasi, mempermu­dah akses terhadap layanan pemerintah, serta meningkatkan transparansi,” sebutnya.

Di sisi lain, Elvi menyebutkan langkah ini juga merupakan bagian dari program unggulan “Pa­dang Amanah” yang menitikberatkan pada pelayanan publik berbasis teknologi. Implementasi program ini diperkuat melalui Surat Edaran Wali Kota Padang Nomor 000/48/Org-PDG/2025, yang menegaskan pentingnya digitalisasi administrasi di lingkungan pemerintah daerah.

“Untuk tingkat SMP dibuatkan tiga akun terdiri dari kepala sekolah, tata usaha, dan pencatat surat, sementara tingkat Sekolah Dasar dibuatkan dua akun terdiri dari kepala sekolah dan pencatatan surat,” sebutnya.

Pihaknya berharap de­ngan adanya pembinaan ini, seluruh aparatur di tingkat sekolah mampu mengoperasikan aplikasi Srikandi secara optimal sesuai standar yang ditetapkan. Pemantauan dan evaluasi akan terus dilakukan agar implementasi berjalan lancar.

Dijelaskannya, selama bulan Ramadan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Padang juga telah melakukan optimalisasi dan pembinaan srikandi  di 11 kecamatan yang mencakup 104 kelurahan.

“Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh aparatur kelurahan dapat mengoperasikan aplikasi Srikandi secara optimal sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam regulasi pemerintah pusat dan daerah,” tutupnya. (brm)