METRO PADANG

Ajang Pemanasan Menuju Kejurnas, 110 Atlet Berlaga di Kejurda Tenis Junior Semen Padang 2025

0
×

Ajang Pemanasan Menuju Kejurnas, 110 Atlet Berlaga di Kejurda Tenis Junior Semen Padang 2025

Sebarkan artikel ini
KEJURDA TENIS— Ketua Umum Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang Group (FKKSPG) Freddo Syukri, membuka Kejurda Tenis Lapangan Junior Regional Sumatera 2025 yang digelar PT Semen Padang selama tiga hari, dari 18 hingga 20 April 2025, di Lapangan Outdoor PT Semen Padang.

INDARUNG, METRO–Sebanyak 110 atlet tenis la­pangan junior dari berbagai pro­vinsi di Pulau Sumatera ambil ba­gian dalam Kejuaraan Daerah (Ke­jurda) Tenis Lapangan Junior Regional Sumatera 2025 yang digelar PT Semen Padang. Kejuaraan yang merupakan bagian dari rangkaian Tennis Series 2025 ini berlangsung selama tiga hari, dari 18 hingga 20 April 2025, di Lapangan Outdoor PT Semen Padang.

Ajang ini resmi dibuka oleh Ketua Umum Forum Komu­ni­kasi Karyawan Semen Pa­dang Group (FKKSPG), Fred­do Syukri, yang hadir me­wakili Direktur Utama PT Semen Padang, Indrief­founy Indra. Turut hadir dalam seremoni pem­bu­ka­an, Sekretaris Umum FKKSPG Arfan Asmara Putra dan Ketua Sesi Tenis Lapangan FKKSPG, Dani Darma Putra.

Dalam sambutannya, Freddo menegaskan bah­wa Ke­jurda bukan sekadar agen­da tahunan, melain­kan wujud nyata komitmen PT Semen Padang dalam membina karakter ge­ne­rasi muda melalui olah­raga.

“Kejuaraan ini adalah kontribusi kami untuk pe­ngem­bangan olahraga da­erah sekaligus upaya menjaring bibit unggul yang berpotensi mengharumkan nama Sumatera Barat dan Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ketua Sesi Tenis Lapangan FKKSPG, Dani Darma Putra, turut mengapresiasi semangat para atlet, pelatih, serta orang tua yang memberikan dukungan pe­nuh.

“Kemenangan adalah buah dari kerja keras, dan kekalahan adalah guru terbaik dalam membentuk mental juara. Kami berharap Kejurda ini menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi seluruh peserta,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejurda, Ricky Aprinaldo, menyebut peserta datang dari empat provinsi, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, dan Bengkulu. Ia menilai kejuaraan ini sebagai ajang pemanasan menjelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Lapangan yang dijadwalkan pada Desember 2025 mendatang.

“Kejurda ini menjadi titik temu strategis bagi atlet muda, pelatih, dan klub tenis untuk saling mengu­kur kemampuan, memper­luas jaringan, dan mem­­perkuat ekosistem tenis yang kompetitif di Su­ma­tera,” kata Ricky.

Salah satu official dari Akademik Tennis Nusalima (ATN) Riau, Noviendri, me­nga­takan pada Kejurda ini, ada empat atlet yang di­kirim. Mereka terdiri dari Kelompok Umur 12 tahun dua orang, dan Kelompok Umur 14 tahun dua orang. Pada kejuaraan ini, dia pun menargetkan membawa medali emas pulang ke Riau.

“Target kami bisa bawa minimal satu emas ke Riau, karena atlet yang kami bawa ini merupakan atlet yang pada saat Kejurnas Ju­nior yang digelar PT Semen Padang tahun lalu, ber­hasil mendapatkan me­dali emas untuk kategori Kelpompok Umur 10 tahun. Jadi, sudah punya mental juara. Namanya, M Alfatih,” katanya sembari menyebut bahwa keikutsertaan ATN Riau pada Kejurda ini selain untuk meraih prestasi, juga untuk menambah jam terbang atlet.

Secara terpisah, Kepala Unit Komunikasi & Ke­sekre­tariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati, menegaskan bahwa penyelenggaraan Kejurda ini merupakan bagian dari peran aktif perusahaan dalam membina olahraga, khususnya tenis lapangan, di wilayah Sumatera Barat.

“Sebagai perusahaan yang berakar kuat di tengah masyarakat, PT Semen Padang konsisten men­­­­dorong kemajuan ge­ne­rasi muda melalui olahraga. Ini adalah bentuk ke­pe­dulian nyata kami dalam men­cetak talenta muda berkarakter,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita ke-6 Pemerintah Republik Indonesia, yakni mendorong produktivitas, penciptaan lapangan kerja berkualitas, serta penguatan kewirausahaan bagi generasi muda.

“Olahraga adalah sarana strategis dalam membentuk generasi yang disiplin, tangguh, dan produktif. Semangat ini selaras dengan visi nasional untuk mencetak SDM unggul dan berdaya saing tinggi,” tutup Anita. (ren/rel)