METRO PESISIR

Turunkan Angka Stunting, Poltekkes Kemenkes Padang Lakukan Praktik Kerja Lapangan

0
×

Turunkan Angka Stunting, Poltekkes Kemenkes Padang Lakukan Praktik Kerja Lapangan

Sebarkan artikel ini
PPL TERPADU— Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis (JKA) foto bersama mahasiswa yang akan melaksanakan raktek Kerja Lapangan (PKL) Terpadu di Kabupaten Padangpariaman.

PDG.PARIAMAN, METRO–Di hadapan ratusan mahasiswa Politeknik Ke­se­hatan Kementerian Ke­sehatan (Poltekkes Kemenkes) Padang yang akan melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Terpadu di Kabupaten Padang­paria­man,kemarin,  Bupati Pa­dang­pariaman  John Kenedy Azis (JKA) memaparkan beberapa hal dan point penting terkait dengan upaya menurunkkan angka stunting, mengeliminasi TB paru dan menangani penyakit tidak menular seperti jantung.

Bupati Padangpariaman JKA yang didampingi Kepala Dinas Keseharan dr Efriyeni disambut oleh unsur dari Poltekes Kemenkes seperti Wakil Direktur 1 Dr Gusnedi STP MPH dan Wadir 2 Dr Irmawartini SPd MKM serta seluruh mahasiwa PKL terpadu.  Kemudian JKA lanjut memaparkan, pemerintah pusat melalui visi dan misi Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam misi asta cita dan program quick win, telah menetapkan prioritas nasional dalam penguatan pembangunan sumber da­ya manusia, terutama di bidang kesehatan.

“Di antara fokus utamanya adalah menurunkan angka stunting, mengeliminasi TB paru, dan me­nangani penyakit tidak me­nular seperti jantung,” ujar­nya, kemarin.

Baca Juga  BUMnag Buayan Dinilai Tim Provinsi Sumbar

Pemerintah Kabupaten Padangpariaman, lanjut JKA, berkomitmen penuh untuk menurunkan prevalensi stunting. Upaya ini dila­kukan melalui Pemberian Ma­kanan Tambahan ( PMT) untuk ibu hamil dengan status kurang energi kronis (KEK); PMT, vitamin dan susu F5 bagi anak stun­ting dan penanganan pe­nya­kit infeksi seperti TB paru yang memperburuk kondisi anak.

Sementara untuk mengeliminasi TB paru, Padangpariaman turut ambil ba­g­ian dalam upaya ini.

Dia menjelaskan langkah yang telah diambil seperti melengkapi fasilitas pemeriksaan TB paru, melatih tenaga kesehatan untuk penanganan yang lebih efektif serta melibatkan berbagai sektor, termasuk swasta. “Pada ta­hun 2024, kita berhasil men­­­catatkan capaian no­ti­fik­asi kasus TB paru di atas 100%, walaupun tingkat keberhasilan pengobatan masih perlu ditingkatkan, karena saat ini masih berada di angka 88%,” ujarnya.

Terkait penyakit jantung yang merupakan sa­lah satu penyebab kematian tertinggi dan beban pembiayaan kesehatan terbesar, JKA menyebutkan, partisipasi masyara­kat dalam skrining dan deteksi dini masih rendah.  “Oleh karena itu program program quick win Presiden melalui cek kesehatan gratis,” ujarnya.

Baca Juga  Sambut Ramadhan dengan Hati Gembira

Terakhir JKA menyatakan pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi Poltekkes Kemenkes Padang atas program PKL mahasiswa di Padangpariaman. “Kehadiran adik-adik mahasiswa tentu menjadi angin segar bagi pemerintah dan masyarakat Padangpariaman. Kami menyambut baik keterlibatan aktif para calon tenaga kesehatan dalam membantu masyarakat, meng­edu­kasi warga dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Untuk diketahui, jumlah mahasiswa Poltekkes Kemenkes yang akan PKL sebanyak 810 orang mahasiswa, tersebar pada 83 korong di 14 nagari di Kecamatan Batang Anai dan Kecamatan Lubuk Alung. Setelah pembekalan , para mahasiswa akan melaksanakan PKL akan dimulai dari tanggal 21 April sampai dengan  10 Mei 2025. (efa)