PARIAMAN, METRO–Seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan menabrak dan melindas ayah kandungnya menggunakan mobil Toyota Innova hingga tewas. Peristiwa itu terjadi di Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Rabu (16/4) sekitar pukul 18.00 WIB.
Sontak, warga setempat dibuat heboh dengan aksi pelaku yang melaju dengan kecepatan tinggi hilir mudik di kampung tersebut. Bahkan, mobil yang dikendari pelaku juga sempat menabrak sepeda motor yang terparkir dan menabrak sekretaris desa (sekdes) yang sedang mengendarai sepeda motor hingga terluka.
Mobil yang dikendarai pelaku pun akhirnya berhenti setelah mobil terperosok ke dalam parit. Warga yang kesal langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Polres Pariaman. Sedangkan ayah kandungnya yang tewas di tempat, dievakuasi ke rumah sakit.
Salah satu saksi mata, Fafri Faisal mengatakan, kejadian berawal sekitar pukul 17.56 WIB. Pada saat itu terlihat pelaku yang tengah berada di depan kemudi mobil jenis Toyota Inova berwarna silver menabrak korban dengan sengaja dil okasi kejadian.
Setelah menabrak dan melindas ayahnya hingga tewas, pelaku kembali memacu kendaraan tersebut dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya juga menabrak seorang pengendara lain yang pada saat itu sedang melintas di lokasi.
“Ketika kejadian terluhat ayah korban berada diluar mobil dalam kondisi duduk, lalu mobil yang dikendarai pelaku terlihat melaju kencang dan menabrak korban hingga tewas. Setelah itu mobil menabrak sekretaris desayang kebetulan melintas mengendarai sepeda motor. Mobil berhenti karena masuk ke dalam parit di pinggir jalan,” ujar Fajri.
Fajri menjelaskan, melihat mobil yang sudah berhenti, warga langsung bergegas ke lokasi untuk mengamankan pelaku. Sementara korban yang meninggal di tempat dan korban yang terluka dibawa ke rumah sakit terdekat.
“Satu korban meninggal di tempat. Yang meninggal ayah kandung dari pelaku. Sedangkan sekretaris desa bernama Taufik masih dirawat di rumah sakit,” ungkap dia.
Fajri menambahkan, berfasarkan informasi dari masyarakat, pelaku diketahui mengalami gangguan kejiwaan. “Yang kita tahu pelaku ini stres sudah lama,” tambahnya mengakhiri.
Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu Abdullah Riadi, mengatakan kecelakaan melibatkan satu unit mobil dan seorang pejalan kaki yang akhirnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Namun pihaknya belum merinci kronologi lengkap kejadian dan identitas korban.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan satu orang meninggal dunia. Saat ini kasus ditangani oleh Satreskrim Polres Pariaman karena melibatkan korban jiwa. Identitas pengemudi maupun korban masih dalam proses pendataan,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa jika hasil penyelidikan menemukan unsur kesengajaan dalam insiden tersebut, maka kasus akan diproses sebagai tindak pidana.
“Tim sudah melakukan olah TKP di lokasi dengan memintai keterangan saksi-saksi. Lantaran ada unsur pidana, perkara ini dilimpahkan ke Satreskrim,” tegas dia.
Kasat Reskrim Polres Pariaman, Rio Ramadhani mengatakan, pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Pariaman untuk dimintai keterangan. Namun, pihaknya mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa.
“Kita kesulitan berkomunikasi. Dia diduga mengalami gangguan jiwa. Identitas keduanya masih dalam proses verifikasi oleh anggota kami. Jika ditemukan unsur kesengajaan, maka kasus ini akan ditindak sebagai tindak pidana,” tutup dia. (ozi)






