PESSEL METRO–Penyidik Satreskrim Polres Pesisir Selatan (Pessel) masih terus melengkapi berkas perkara kasus pememuan kerangka manusia yang terpotong-potong dan dicor dalam bak mandi bekas sarang walet di Bukit Ransam, Kampung Sungai Nipah, Kenagarian Painan Selatan, Kecamatan IV Jurai.
Bahkan, penyidik sudah melakukan uji DNA kerangka korban dengan keluarganya untuk memperkuat identitas korban. Jika hasil uji DNA keluar, penyidik pun segera melimpahkan perkara itu ke Kejaksaan Negeri Pessel agar tesangka pembunuhan dan mutilasi bernama Bobi (34) segera diadili.
Kapolres Pessel AKBP. Derry Indra, melalui Kasat Reskrim Polres Pessel AKP M Yogie Biantaro mengatakan, dalam kasus pembunuhan korban Periwisata (32), pihaknya sudah menetapkan satu orang tersangka yaitu Bobi yang merupakan teman korban.
“Saat ini kami berusaha melengkapi berkas perkara. Berdasarkan petunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU), kami masih menunggu hasil tes DNA, untuk mengidentifikasi keturunan,” jelas dia.
AKP Yogie menjelaskan, dari keterangan pelaku, korban dibunuh pada Maret 2023 di dalam kamar Kafe Karisma pukul 22.00 WIB. Kafe ini bersebelahan dengan bangunan sarang walet.
“Korban datang seorang diri ke tempat pelaku. Korban datang dengan meminjam uang sebanyak Rp 400 ribu kepada pelaku, namun ditolak,” ungkapnya.
Penolakan meminjam uang ini, selanjutnya memicu keributan antara korban dan pelaku. Hingga korban dipukul mengunakan balok kayu.
Ditambahkan AKP Yogie, setelah korban dipastikan tewas, pelaku menggorok leher pelaku menggunakan parang. Sedangkan tubuh korban digergaji beberapa bagian.
“Pelaku memotong leher, perut dan kedua kaki korban dan selanjutnya tubuh korban yang sudah terpotong potong tersebut dipindahkan ke bak mandi bekas sarang walet tersebut,” imbuhnya.
Yogie mengungkapkan alasan pelaku melakukan mutilasi kepada tubuh korban agar muat dimasukkan ke dalam bak mandi. Setelah itu, bak mandi dicor pelaku mengunakan semen agar menghilangkan jejak.
“Pemilik kafe ini awalnya mau renovasi, kafe berdampingan dengan bekas sarang walet. Setelah dicek, digali ditemukan kerangka jasad korban. Pengakuan pelaku tega memutilasi tubuh korban biar muat dalam bak mandi,” pungkasnya. (rio)






