SOLOK, METRO–Bupati Solok Jon Firman Pandu, mengungkapkan, saat ini terdapat sejumlah persoalan strategis yang perlu segera ditangani bersama di daerah Kabupaten Solok. Persoalan itu diantaranya pembangunan dan rehabilitasi embung di Paninggahan, Batang Lembang, dan Banda Laweh.
Selain itu, lanjutnya banyak jaringan irigasi di Kabupaten Solok yang sudah tidak mampu lagi mengairi lahan pertanian secara optimal.
“Di sisi lain, sungai-sungai yang melintasi kawasan pemukiman juga masih kerap menyebabkan banjir saat curah hujan tinggi. Ini menunjukkan perlunya normalisasi sungai secara berkelanjutan,” ujarnya.
Diakuinya, Pemerintah Kabupaten Solok menyadari keterbatasan dalam pembenahan infrastruktur sumber daya air. Sehingga membutuhkan bantuan dan dukungan dari BWS Sumatera V Padang.
Ia pun berharap, kerja sama tidak hanya fokus pada tiga lokasi prioritas tersebut, tetapi juga bisa diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Solok.
Dalam upaya memperkuat pengelolaan sumber daya air di Kabupaten Solok,l tersebut, Jon Firman Pandu pun melakukan kunjungan kerja ke Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang.
Kunjungan ini menurut Jon Pandu bertujuan untuk menjalin sinergi dan kolaborasi dengan BWS Sumatera V Padang terkait permasalahan irigasi, sungai, dan embung yang masih menjadi tantangan di Kabupaten Solok.
Kepala BWS Sumatera V Padang Naryo Widodo menilai bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan instansi teknis sangat penting dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan tepat sasaran.
Menanggapi apa yang disampaikan Bupati Solok, Naryo Widodo menyatakan bahwa pihak BWS Sumatera V Padang akan segera menindaklanjuti permintaan tersebut dengan melakukan survei lapangan di titik-titik yang telah disebutkan.
“Hasil survei nantinya akan disampaikan ke pemerintah pusat, sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan penganggaran,” jelasnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dari kerja sama yang lebih intensif antara Pemerintah Kabupaten Solok dan BWS Sumatera V Padang demi terwujudnya sistem pengelolaan air yang lebih baik dan berdaya guna bagi masyarakat. (vko)






