JAKARTA, METRO–Drama luar biasa mewarnai leg kedua perempat final Liga Champions pada (16/4). Barcelona dan Paris Saint-Germain (PSG) hampir kehilangan tempat di semifinal setelah menghadapi tekanan hebat dari Borussia Dortmund dan Aston Villa.
Kedua pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi dan penuh aksi. PSG maupun Barcelona berhasil bertahan dengan kemenangan agregat yang tipis untuk melangkah ke empat besar.
Di Signal Iduna Park, Borussia Dortmund memulai dengan penuh semangat, membalikkan ketertinggalan agregat 0-4 dari leg pertama melawan Barcelona. Penyerang Serhou Guirassy menjadi bintang dengan mencetak hattrick yang membawa Dortmund unggul 3-1 di leg kedua. Sebuah gol bunuh diri dari Ramy Bensebaini membuat agregat menjadi 3-5, memastikan Barcelona lolos meskipun kalah pada laga tersebut.
Guirassy membuka skor dengan penalti pada menit ke-11, kemudian menambah gol lagi di awal babak kedua, menjadikannya 4-2 di agregat. Gol bunuh diri Bensebaini sempat memberikan harapan, tetapi Guirassy menuntaskan hattrick dengan gol brilian di menit ke-76.
Namun, meskipun Dortmund berhasil mendekati, Barcelona bertahan dan memastikan kemenangan agregat 5-3 untuk melaju ke semifinal.
Sementara itu, Paris Saint-Germain (PSG) mengalami drama serupa melawan Aston Villa. Setelah unggul 5-1 di agregat berkat gol Achraf Hakimi dan Nuno Mendes, PSG dikejutkan dengan kebangkitan luar biasa Villa yang mencetak tiga gol melalui Youri Tielemans, John McGinn, dan Ezri Konsa.
Hasil akhir 3-2 untuk Villa di leg kedua membuat agregat menjadi 5-4. Kiper Gianluigi Donnarumma tampil sebagai pahlawan dengan sejumlah penyelamatan gemilang yang mencegah Villa mencetak gol penentu.
Dengan Barcelona dan PSG berhasil mengamankan tempat di semifinal, fokus kini beralih ke pertandingan lain yang tak kalah seru, di mana Real Madrid akan bertemu Arsenal dan Inter Milan menghadapi Bayern Munich pada (17/4). (jpg)






