METRO PADANG

Bapenda Padang Tertibkan Iklan Brand di 30 Titik, PAD Reklame dan Iklan Sudah Rp4,6 Miliar

0
×

Bapenda Padang Tertibkan Iklan Brand di 30 Titik, PAD Reklame dan Iklan Sudah Rp4,6 Miliar

Sebarkan artikel ini
PENERTIBAN IKLAN REKLAME— Tim dari Bapenda Padang menertibkan sekitar 30 iklan reklame dari dari berbagai merek brand di 30 titik, Selasa (15/4).

PADANG, METRO–Sejumlah iklan reklame dari berbagai merek brand di­tertibkan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang, Selasa (15/4) siang di sejumlah keca­matan. Hal itu dilakukan untuk menggaet Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang.

Kepala Bapenda Kota Padang Yosefriawan melalui Kabid Pengendalian dan Pelaporan Pendapatan Ikrar Prakarsa, mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut ada sekitar 30 wajib pajak yang ditertibkan karena menunggak.

“Kita menertibkan pa­jak reklame yang telah habis masa tayang dan belum diperpanjang, dan reklame-reklame yang di pasang tanpa ada izinnya. Hari ini ada sekitar 30 titik lebih yang kita tertibkan,” jelas Ikrar.

Selain reklame yang habis masa tayang, kata­nya, Bapenda juga mem­bongkar baliho-baliho yang ter­pa­sang di pinggir-ping­gir jalan yang tidak sesuai atu­ran. Hal itu katanya untuk menjaga estetika kota Padang agar tetap menjadi bersih, indah, dan rapi.

“Sesuai dengan in­struk­si Bapak Wali Kota, dan Bapak Wakil Wali Kota Padang untuk menjaga estetika kota, dan dapat meningkatkan citra Kota Padang,” katanya.

Selain itu, dia meng­him­bau kepada wajib pajak dan vendor untuk me­nye­lesaikan administrasi peri­zinan terlebih dahulu se­belum memasang iklan-iklan mereka. Sehingga tidak timbul permasalahan dan tidak terjaring razia oleh petugas.

Dalam penertiban ter­sebut, pihaknya tetap akan bersikap persuasif kepada masyarakat yang menjadi wajib pajak, dengan me­nge­depankan sikap hu­ma­nis.

“Kita mengedepankan sikap persuasif, tadi ada wajib pajak yang yang te­lah habis masa tayangnya ke­tika akan kita bongkar me­reka berjanji akan mem­­­bayar pajak hari ini,” je­­lasnya.

Dijelaskan, dari sektor reklame Bapenda memiliki target pendapatan sebesar Rp14 miliar, dan hingga saat ini telah berada di angka Rp4,6 miliar.

“Jadi untuk capaian PAD pada sektor reklame dan iklan saat ini kita su­dah berada di angka 30 persen dari total target,” katanya. (brm)