METRO SUMBAR

Yota Balad Jadi  Inspektur Upacara di SMP N 4 Pariaman, Laksanakan Tugas dengan Baik

0
×

Yota Balad Jadi  Inspektur Upacara di SMP N 4 Pariaman, Laksanakan Tugas dengan Baik

Sebarkan artikel ini
USAI—Wali Kota Pariaman Yota Balad usai menjadi inspektur upacara foto besama para guru dan siswa.

Laporan: Efanurza Kota Pariaman

Wali Kota Pariaman Yota Balad menjadi  Inspektur Upacara di SMP N 4 Pariaman, Desa Ra­wang, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, kemarin. Turut hadir Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Hertati Taher, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Eka Putra Pernanda, Kepala Sekolah SMP N 4 Pariaman Meicy Asnil, Ketua Komite SMP N 4 Pariaman Oktori Hendra, beserta seluruh majelis guru.

Wali Kota Pariaman Yota Balad mengucapkan terimakasih kepada seluruh perangkat upacara di SMP N 4 Kota Pariaman, terkhusus pasukan pe­ngibar bendera merah pu­tih, yang telah melaksanakan tugas dengan baik.

“Saya melihat Paskibra SMP N 4 Kota Pariaman telah meampilkan yang terbaik, hampir sama dengan Paskibraka Ketika upacara di HUT RI, untuk itu kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pihak sekolah dan petugas pelaksana upa­cara bendera,” ujarnya.

Baca Juga  Jaga Kelestarian Alam di Sijunjung, Pemkab Susun Dokumen RPPLH

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa dengan me­ngikuti upacara penaikan bendera setiap hari senin, bukan hanya rutinitas belaka dan jadikan ini sebagai tonggak disiplin, dan tonggak mencintai negara dan daerah.

“Upacara setiap senin, merupakan kewajiban bagi setiap siswa, karena disini ada penaikan bendera, yang artinya kita sebagai patriot, dan menghormati para pahlawan yang telah memerdekakan indonesia, dan dengan upacara ini, kita dapat membangun budaya cinta tanah air dan bangsa serta sebagai tolak ukur pengamalan pancasila dan nasionalisme,” ujar­nya.

Oleh karena itu, Yota Balad mengharapkan kepada setiap siswa agar memiliki kesadaran untuk selalu mengikuti upacara penaikan bendera setiap hari Senin, dan Pancasila yang kita bacakan bersama, hendaknya dapat kita maknai dengan baik, dan 36 butir Pancasila hen­daknya dapat digelorakan kembali, yang merupakan pedoman pengamalan Pan­casila yang dijabarkan dari kelima asas Pancasila.

Baca Juga  Usai Serahkan Kayu Hasil Tangkapan, Mahyeldi Tinjau Madrasah YSQ dan Bantu Pembangunan Mushalla

Kemudian Mantan Sekda Kota Pariaman ini juga menuturkan kepada para siswa agar selalu menjaga silaturahmi de­ngan sesama siswa, tidak boleh ada pembulyan di sekolah, saling menjaga dan kompak dalam hal yang positif.

“Diantara siswa ja­ngan saling membuly, ja­ngan meremehkan dan merendahkan seseorang, karena kita semua sama-sama saling membutuhkan dan bersosialisasi dengan baik, sehingga apa yang kita dapatkan ilmu dan pelajaran di sekolah, dapat kita implemantasikan nanti di lingkungan dan tempat kita tinggal, serta terus belajar untuk mencapai cita-cita yang Ananda impikan,” tutupnya. (***)