BERITA UTAMA

Tuntaskan Lawatan ke Timur Tengah, Presiden Prabowo Bawa Sejumlah Kerja Sama Potensial

0
×

Tuntaskan Lawatan ke Timur Tengah, Presiden Prabowo Bawa Sejumlah Kerja Sama Potensial

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGAN KERJA— Presiden Prabowo Subianto tiba di Indonesia usai lawatan ke Timur Tengah dan Turkiye.

JAKARTA, METRO–Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Selasa (15/4). Sejumlah menteri dan pejabat negara menyambut kedatangan Prabowo. Salah satunya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan.

Menurut Budi Gunawan, Presiden Prabowo membawa sejumlah kerja sama potensial dengan negara-negara di Timur Tengah yang dia kunjungi. Baik Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Mesir. Selain itu, potensi kerja sama juga dibawa dari kunjungan Prabowo ke Turkiye.

“Sukses, kunjungan Bapak Presiden mendapat sambutan luar biasa baik dari Presiden Erdogan hingga Raja Abdullah di Yordania,” ujar Budi Gunawan usai menyambut kedatangan Presiden Prabowo.

Baca Juga  Anggota PPK Diduga Dipaksa Mundur Pascamelahirkan, Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kirim Laporan ke KPU dan Bawaslu Sijunjung

Budi Gunawan menyampaikan bahwa rangkaian kunjungan Presiden Prabowo ke Timur Tengah dan Turkiye membawa angin segar bagi Indonesia dan negara-negara yang dikunjungi. Baik dari aspek hubungan bilateral maupun forum internasional. Selain itu, kunjungan itu juga membawa hasil perluasan kerja sama ekonomi, investasi, pertahanan, serta dukungan terhadap komunitas diaspora Indonesia di luar negeri.

Dalam kunjungan di Turkiye, Presiden Prabowo mendapat sambutan kenegaraan dari Presiden Recep Tayyip Erdogan dan menyampaikan pidato resmi di parlemen Turki. Kunjungan dilanjutkan ke Mesir, Qatar, dan Yordania, dengan pertemuan bersama pemimpin-pemimpin negara tersebut untuk membahas kemitraan strategis dengan Indonesia.

Baca Juga  Polri Klaim Turunkan Kejahatan Gangguan Kamtibmas, Selamatkan Ribuan Korban Perdagangan Orang

Pemerintah juga berhasil mengamankan sejumlah komitmen investasi, termasuk rencana investasi dari Uni Emirat Arab, dan investasi senilai USD 2 Miliar dari Qatar untuk BPI Danantara. Tidak sampai di situ, peningkatan kemitraan strategis juga dilakukan pada berbagai bidang, termasuk memperhatikan pelindungan diaspora di negara-negara tersebut.

“Kemudian untuk kerja sama dengan Mesir, pemerintah juga memperhatikan semangat belajar mahasiswa kita disana yang jumlahnya sangat banyak,” kata Budi Gunawan. (jpg)