AGAM/BUKITTINGGI

Perkuat Program Keluarga dan Cegah Stunting, Pemko Bukittinggi Terima Rp1,4 Miliar dari BKKBN

0
×

Perkuat Program Keluarga dan Cegah Stunting, Pemko Bukittinggi Terima Rp1,4 Miliar dari BKKBN

Sebarkan artikel ini
SIMBOLIS— Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menerima secara simbolis DAK TA 2025 Sub Bidang Keluarga Berencana, sebesar Rp1,4 miliar, dari Kepala BKKB Perwakilan Sumbar, Mardalena WY, Senin (14/4).

BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Ta­hun Anggaran 2025 sebesar Rp1.447.588.000 dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sumatera Barat.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala BKKBN Sumbar, Mar­dalena Wati Yulia, M.Si, kepada Wali Kota Bukittinggi, H. M. Ramlan Nurmatias, di Balai Kota, Senin (14/4).

Dana tersebut akan digunakan untuk mempercepat pencapaian program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) serta mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kota Bukittinggi.

Baca Juga  Hasil Tes Swab, 8 Warga Padang lua Negatif

“DAK Sub Bidang KB ini ditujukan untuk mening­katkan akses dan kualitas pelayanan Keluarga Berencana serta kesehatan reproduksi secara merata,” jelas Mardalena dalam sambutannya.

Mardalena juga memperkenalkan sejumlah pro­gram Quick Win Kemendagri-BKKBN, yang ditujukan untuk menghasilkan perubahan signifikan dalam waktu sing­kat di sektor kependudukan dan keluarga.

“Program-program ter­­sebut meliputi, Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Ta­masya (Taman Asuh Sa­yang Anak), Gate (Gerakan Ayah Teladan), Sidaya (Lansia Berdaya), serta penggunaan aplikasi berbasis AI untuk mendu­kung pelayanan,”jelas Mardalena.

Baca Juga  Jika Bukittinggi Masuk Zona Kuning, Sekolah Tatap Muka Bisa Dimulai

Wali Kota Ramlan Nurmatias menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan BKKBN, dan menyatakan komitmennya untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana tersebut sesuai petunjuk teknis (Juknis) yang telah ditetapkan.

“Peningkatan kualitas keluarga menjadi program prioritas kami. Dana ini akan dimaksimalkan untuk memperkuat program Bangga Kencana dan menekan prevalensi stunting,” tegasnya.

Ramlan juga menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan identifikasi terhadap keluarga berisiko stunting, serta menyiapkan langkah-langkah konkret untuk me­nangani persoalan tersebut secara menyeluruh dan berkelanjutan. (pry)