BERITA UTAMA

Tunjukan Semangat dan Budaya Kerja, Bupati Annisa Apresiasi ASN Kabupaten Dharmasraya

0
×

Tunjukan Semangat dan Budaya Kerja, Bupati Annisa Apresiasi ASN Kabupaten Dharmasraya

Sebarkan artikel ini
PIMPIN APEL— Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani didampingi Wakil Bupati Leli Arni, saat memimpin apel gabungan yang digelar di halaman kantor Bupati, Senin (14/4).

DHARMASRAYA, METRO–Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyampaikan kesan baik kepada Aparatur Sipil Ne­gara (ASN) yang telah me­nun­jukkan semangat dan responsif terhadap perubahan budaya kerja dalam enam minggu pertama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Leli Arni.

Hal itu disampaikan da­lam apel gabungan yang digelar di halaman kantor Bupati Dharmasraya, Senin (14/4) pagi. “Terima kasih dan apresiasi kami kepada ASN yang telah bersedia menyesuaikan ritme kerja yang kami inginkan dalam satu setengah bulan be­kerja,”ujar Annisa.

Annisa menekankan pentingnya kerja keras, kejujuran, dan pengabdian penuh dari setiap ASN. Ia mengingatkan bahwa men­­jadi ASN adalah pilihan yang datang dengan tanggung jawab besar untuk melayani masyarakat dan membangun daerah.

“Saya ingin mimpi saya mewujudkan pemerintahan yang bersih dari KKN, yang menjadi mimpi kita bersama dan akan kita wujud­kan bersama-sama ju­ga,” tegas Bupati Annisa.

Lebih lanjut, ia me­nyo­roti pentingnya kehadiran dan respon cepat pejabat dalam menjawab keluhan serta kebutuhan ma­sya­rakat. Ia bahkan memberikan peringatan tegas kepada Kepala Dinas PUPR yang dianggap tidak me­nun­­jukkan keseriusan be­ker­ja.

Dia menegaskan, pejabat di Dinas PUPR yang dinilai sering mengabaikan panggilan telepon dan absen dalam rapat-rapat pen­ting. Baginya tidak ada ala­san apapun untuk me­nunda pekerjaan demi me­wujud­kan keingian ma­sya­rakat.

“Saya dari awal sudah me­nga­takan butuh tim yang solid, kalau tidak siap un­tuk bekerja, silakan me­ngun­durkan diri,” ujar Bupati Annisa dalam pernyataan lugas yang mengundang perhatian peserta apel.

Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah tengah menghadapi tantangan berat, termasuk krisis anggaran akibat defisit hampir Rp100 miliar. Oleh sebab itu, dibutuhkan tim yang solid, bekerja cepat, dan mampu menghadirkan solusi nyata untuk masyarakat.

Namun demikian, walaupun harus bertegas-tegas pada hari ini, dirinya tetap menyampaikan permintaan maaf bahwa ini harus disampaikan secara jujur karena semua yang disampaikan merupakan respon dari masyarakat.

Dirinya juga berjanji akan memenuhi hak-hak PNS seperti TPP jika mampu memenuhi target bersama yang su­dah ditetapkan. “Saya bercita-cita menjadikan TPP PNS Dharmasraya yang tertinggi di Sumatera Barat. Tapi untuk mewujudkan itu kita kerja keras dulu bersama-sama,” tukasnya. (cr1)