AGAM/BUKITTINGGI

Libur Lebaran 2025, PAD Wisata Bukittinggi Tembus Rp2,9 Miliar

0
×

Libur Lebaran 2025, PAD Wisata Bukittinggi Tembus Rp2,9 Miliar

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, METRO–Libur Lebaran 2025 menjadi momen manis bagi sektor pariwisata Kota Bukittinggi. Dalam waktu satu pekan, Pemerintah Kota berhasil meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,97 miliar dari sektor wisata berbayar, naik signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pariwisata Bukittinggi, Rofie Hendria, menyebutkan bahwa lonjakan PAD ini sejalan dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan yang mencapai 129.524 orang selama periode 31 Maret hingga 7 April 2025.

“Alhamdulillah, dibanding tahun 2024, kunjungan ke objek wisata berbayar kita meningkat tajam. Ini berdampak langsung terhadap capaian PAD,” ujar Rofie, Kamis (10/4).

Untuk perbandingan, pada Lebaran 2024, jumlah kunjungan wisatawan tercatat sebanyak 100.218 orang, dengan capaian PAD sekitar Rp2,2 miliar. Sedangkan di tahun 2023, Bukittinggi mencatat jumlah pengunjung 153.542 orang selama 11 hari libur, menghasilkan PAD sekitar Rp3,3 miliar.

Empat objek wisata berbayar milik Pemkot Bukittinggi yang berkontribusi terhadap pendapatan daerah adalah, Kebun Binatang Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), Ta­man Benteng Fort de Kock, Ta­ man Panorama, dan Lobang Jepang.

Dari keempat objek tersebut, TMSBK mencatatkan pendapatan tertinggi, dengan puncaknya terjadi pada Kamis, 3 April 2025, menyumbang PAD hingga Rp2,1 miliar dalam satu hari.

“Total retribusi yang masuk dari seluruh objek wisata berbayar kita selama libur lebaran mencapai hampir Rp3 miliar,” jelas Rofie.

Selain mencatatkan angka yang menggembirakan dari sisi ekonomi, Rofie juga memastikan bahwa seluruh kegiatan wisata selama libur lebaran berlangsung aman dan kondusif. Tidak ada insiden berarti atau keluhan serius dari pengunjung.

“Situasi di semua objek wisata terpantau lancar. Ini berkat kolaborasi semua pihak, mulai dari petugas pariwisata, pengelola, hingga aparat keamanan,” tambahnya.

Dengan pencapaian ini, Pemerintah Kota Bukittinggi semakin optimistis untuk mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah. (pry)