JAKARTA, METRO–Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri menegaskan posisi partainya ketika bertemu Presiden RI Prabowo Subianto. Megawati mengungkapkan, PDIP konsisten berada di luar pemerintahan Prabowo-Gibran.
Hal itu diungkap Sekjen DPP Partai Gerindra sekaligus Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menyoroti peluang PDIP masuk ke dalam pemerintahan Prabowo, pascapertemuan Megawati dan Ketua Umum Gerindra itu kemarin.
“Ya kira-kira seperti itu (di luar pemerintahan), pokoknya begitu,” kata Muzani kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (9/4).
Megawati dalam pertemuan itu juga menyampaikan harapannya agar Prabowo dapat menjalankan masa kepemimpinannya dengan efektif. Dia berharap, Prabowo menggunakan kekuatannya untuk kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia.
“Ibu Megawati juga berharap agar masa kepresidenan Pak Prabowo bisa efektif. Sebagai kepala pemerintahan dan Kepala Negara menggunakan kekuatannya untuk kepentingan rakyat dan rakyat Indonesia,” ujarnya.
Banyak Cerita Pengalaman Jadi Presiden
ke Prabowo
Muzani mengatakan, dalam pertemuan dengan Prabowo, Megawati yang juga Presiden Ri ke-5 itu banyak bercerita soal pengalamannya memimpin Indonesia.
“Ibu Megawati Soekarnoputri lebih banyak berbicara tentang pengalaman beliau sebagai Presiden, ketika menghadapi situasi yang tidak gampang dalam pemulihan ekonomi nasional,” kata Muzani
Muzani menambahkan, hal itu lantaran Prabowo juga membuka obrolan perihal berbagai macam masalah dan tantangan global yang saat ini mengemuka dan juga berdampak ke Indonesia. Terutama, Muzani yang juga Ketua MPR RI menegaskan, akibat adanya kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal pengenaan tarif untuk produk Indonesia terhadap ekspor di Amerika.
“Ibu Megawati juga menyampaikan pengalamannya melakukan pemulihan ekonomi nasional yang ketika itu juga tidak gampang, dan Pak Prabowo sangat memperhatikan berbagai pandangan, pengalaman yang pernah dilakukan oleh Ibu Mega dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional,” tutur Muzani.
Muzani juga membeberkan dalam pertemuan empat mata antara Prabowo dan Megawati tersebut, keduanya sepakat bahwa ini menjadi momentum untuk melakukan kebangkitan bagi produk Indonesia.
“Itulah beberapa hal yang dibicarakan oleh kedua pemimpin di dalam pertemuan hampir satu setengah jam yang saya dapatkan dari penjelasan Pak Prabowo,” tuturnya.
Untuk diketahui, pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akhirnya terealisasi kemarin. Kedua tokoh tersebut bertemu pada Senin, 7 April 2025 malam.
Adapun pertemuan berlangsung di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. (*)






