BARCELONA dan Borussia Dortmund akan kembali bertemu di Liga Champions untuk kali kedua musim ini, namun kali ini dengan taruhan yang jauh lebih besar, tiket ke babak semifinal. Pertemuan pertama mereka di fase liga dimenangkan Barcelona 3-2, dan kini duel kembali tersaji di leg pertama perempat final, Kamis (10/4) pukul 02.00 WIB di Estadi Olímpic Lluís Companys.
Barcelona datang ke laga ini dengan status favorit juara. Tim asuhan Hansi Flick belum terkalahkan sepanjang 2025, sedang memimpin La Liga, dan siap menghadapi Real Madrid di final Copa del Rey. Misi treble winners sangat mungkin diraih jika performa mereka tetap konsisten seperti sekarang.
Sementara Dortmund, yang musim lalu menjadi finalis Liga Champions, tak ingin hanya jadi penggembira. Tim asal Jerman ini mengincar revans atas kekalahan sebelumnya dari Barcelona dan mengusung semangat tinggi setelah mencatat dua kemenangan beruntun di Bundesliga sejak jeda internasional.
Laga perebutan trofi strata teratas klub-klub di Benua Biru ini dijamin berlangsung seru. Kendati di Bundesliga berada di peringkat ke-8, Dortmund datang dengan ambisi besar untuk memenangkan laga leg pertama.
Ambisi pasukan Niko Kovac bukan tanpa alasan. Mereka baru saja menang telak 1-4 saat bertandang ke markas Freiburg pada lanjutan pekan ke-28 Bundesliga.
Sementara tuan rumah Barca baru saja memetik hasil kurang memuaskan saat menjamu Real Betis pada lanjut pekan ke-30 La Liga. Mereka ditahan imbang 1-1 oleh Betis.
Meskipun laga terkahir Barcelona tidak meyakinkan, prediksi tetap menempatkan klub Katalan ini sebagai yang diunggulkan.
Poling menunjukkan 70 persen Barca berpeluang menang, 13 persen mengatakan Dortmund menang dan seri 17 persen. Tentu saja prediksi tersebut tidak lepas dari statistik pertandingan kedua tim selama ini.
Statistik mencatat, dalam tiga pertemuan terakhir kedua tim, Barcelona mendominasi dengan kemenangan 2 pertandingan, Dortmund belum pernah menang dan keduanya sekali imbang 0-0.
Tercatat pula bahwa dalam tiga laga itu, Barca mencetak 6 gol ke gawang Dortmund. Sementara Dortmund hanya mencetak 4 gol ke gawang Barcelona.
Selanjutnya, dari lima laga terakhir, Barcelona belum terkalahkan, imbang sekali, menang 4 laga, cetak 13 gol, kebobolan 4 gol, clean sheet 2 laga, selalu cetak gol, rerata cetak 2,6 gol per laga, rerata kebobolan 0,8 gol per laga.
Sementara tim berjuluk Die Borussen, dari lima laga terakhir, mereka menang 3 laga, kalah 2 laga, mencetak 9 gol, kebobolan 6 gol, rerata cetak 1,8 per laga, rerata kebobolan 1,2 gol per laga, clean sheet satu laga dan tidak cetak gol satu laga.
Dari catatan ini, tampaknya Barca sangat solid di semua lini. Rerata cetak 2,6 gol per laga dan kebobolan yang rerata 0,8 per laga milik Barca berbanding 1,8 cetak gol per laga dan kebobolan 1,2 milik Dortmund sangat menarik untuk dijadikan rujukan analisis.
Jika saja pasukan Hansi Flick konsisten dengan lima laga terakhir, sangat mungkin prediksi akan terwujud. Selain konsisten, Flick harus memastikan timnya bisa mencegah kemungkinan terjadinya kejutan tim yang tidak diandalkan.
Faktor kelelahan fisik dan mental bisa berujung petaka bagi tim. Karena itulah, Flick mengaku akan mempersiapkan kondisi fisik pemain dengan lebih baik untuk menatap laga melawan Dortmund.
“Kami memiliki waktu tambahan satu hari untuk memulihkan diri untuk pertandingan berikutnya dan itu bagus untuk para pemain. Kami harus menjaga mereka,” ungkapnya.
Pertandingan leg 1 pekan ini Barcelona diprediksi menggunakan formasi 4-2-3-1. Robert Lewandowski bisa menjadi penyerang utama.
Namun beberapa pemain Barca tidak dapat tampil, seperti: Dani Olmo, Inigo Martinez, Marc Bernal, Marc Casado, dan Marc-Andre ter Stegen. Kemudian Pau Cubarsi absen karena akumulasi kartu merah
Kubu Dortmund dapat menggunakan formasi 3-5-2, dengan Karim Adeyemi dan Maximilian Bier menjadi tombak serangan. Beberapa pemain Die Borussen dipastikan absen. Mereka adalah: Filippo Mane, Marcel Sabitzer, Nico Schlotterbeck, dan Niklas Sule. Pascal Grob absen karena akumulasi kartu kuning. (rom)
Prediksi Susunan Pemain
Barcelona (4-2-3-1): Wojciech Szczêsny, Jules Kounde, Eric Garcia, Ronald Araujo, Alejandro Balde, Pedri, Frankie de Jong, Lamine Yamal, Gavi, Ferran Torres, Robert Lewandowski.
Pelatih: Hansi Flick
Dortmund (3-5-2): Gregor Kobel, Ramy Bensebaini, Emre Can, Waldemar Anton, Daniel Svensson, Jamie Gittens, Julian Brandt, Carney Chukwuemeka, Julian Ryerson, Karim Adeyemi, Maximilia Bier.
Pelatih: Niko Kovac.






