BUKITTINGGI, METRO–Usai pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyerukan semangat persatuan dan kebersamaan kepada seluruh warga.
Dalam pernyataannya, Ramlan menegaskan bahwa kontestasi politik telah selesai dan saatnya masyarakat kembali bersatu membangun Kota Bukittinggi tanpa sekat warna atau nomor pilihan.
“Setelah kita jalani semua tahapan pesta demokrasi, maka tidak ada lagi nomor 1, 2, 3, 4, atau warna merah, kuning, biru, hijau. Yang ada sekarang adalah merah putih. Biduak lalu, kiambang batawik,” ujar Ramlan, mengutip pepatah Minang yang bermakna kebersamaan yang kembali utuh setelah perbedaan.
Ramlan menyampaikan seruannya bertepatan dengan momen Idul Fitri 1446 H, saat umat Islam tengah merayakan kemenangan dan saling memaafkan.
“Ini momen kemenangan. Walau sebelumnya kita berbeda pilihan politik, itu hal yang wajar dalam demokrasi. Tapi sekarang saatnya kita saling bergandengan tangan membangun bangsa, khususnya Kota Bukittinggi,” tegasnya.
Wako Ramlan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memfokuskan energi pada berbagai persoalan strategis, baik yang bersifat global maupun internal, yang tengah dihadapi bersama.
“Kita punya banyak tantangan, dari ekonomi, sosial, hingga lingkungan. Daripada terus memperdebatkan hasil Pilkada, lebih baik kita mencari solusi bersama untuk persoalan-persoalan yang lebih besar,” tambahnya.
Wali Kota juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Pilkada yang berjalan kondusif dan aman di Bukittinggi. Menurutnya, kualitas demokrasi di kota yang pernah menjadi pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) itu tergolong baik.
“Tidak ada gangguan yang berarti dalam proses demokrasi ini. Ini menunjukkan kedewasaan politik masyarakat Bukittinggi yang patut dibanggakan,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Ramlan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Pilkada 2024.
“Terima kasih kepada masyarakat yang telah menyalurkan hak pilihnya. Juga kepada KPU, Bawaslu, aparat keamanan, dan semua pihak yang telah bekerja keras menjaga jalannya demokrasi di kota kita tercinta,” pungkasnya. (pry)






