AGAM, METRO–Bus Pariwisata milik PT Lalupa Karona dengan nomor polisi BK 7029 UA yang membawa puluhan penumpang mengalami kecelakaan tunggal di jalur alternatif Bukittinggi menuju Padang, Jalan Malalak Selatan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Minggu (6/4) sekitar pukul 12.00 WIB.
Diduga, bus yang tujuannya ke Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel) yang dikemudikan Misnan (39) itu diduga mengalami rem blong akibat rem panas, sehingga hilang kendali menabrak tumpukan batu yang berada di pinggir jalan lalu rebah ke kanan di bibir jurang.
Akibat kecelakaan itu, sopir bus dan tiga orang penumpang mengalami luka serius di bagian kepala. Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi. Sementara puluhan penumpang lainnya mendapatkan pengobatan di Puskesamas Malalak dan rumah-rumah warga sekitar.
Kasatlantas Polresta Bukittinggi AKP M Irsyad, membenarkan adanya kecelakaan bus tersebut. Menurutnya, kecelakaan terjadi di Jalan Malalak Selatan.
“Bus berangkat dari Terminal Simpang Aur pukul 10.00 WIB ini mengangkut total 37 penumpang dan lima awak bus, termasuk sopir, kernet, dan dua agen. Setibanya di lokasi kejadian, bus diduga mengalami hilang kendali,” ungkap AKP M Irsyad, Senin (7/4).
Dijelaskan AKP M Isryad, penyebab kecelakaan diduga rem bus blong hingga kemudian menabrak tumpukan batu yang berada di pinggir jalan dan menyebabkan bus rebah ke sebelah kanan.
“Akibat kecelakaan ini, sopir bus bernama Misnan dan tiga orang penumpang mengalami luka serius di bagian kepala dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi,” ungkap dia.
Selain itu, kata AKP M Irsyad, sejumlah penumpang lainnya mendapatkan pertolongan pertama di Puskesmas Malalak dan rumah-rumah warga sekitar.
“Empat orang dirawat di RSAM, 19 di Puskesmas Malalak dan 20 lainnya luka lecet dan goresan,” rinci Kasatlantas.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Pihak kepolisian masih melakukan proses evakuasi terhadap bus yang mengalami kerusakan.
Ironisnya, berselang hanya satu jam setelah kecelakaan bus, sebuah mobil sedan juga mengalami rem blong di lokasi yang sama dan menabrak seorang pengendara motor.
Korban sempat terseret di bawah mobil sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh petugas kepolisian dan warga.
Menyikapi dua kejadian kecelakaan beruntun ini, Kasatlantas mengimbau kewaspadaan tinggi bagi seluruh pengendara.
“Kami minta kewaspadaan tinggi bagi pengendara. Saat ini jalur lalu lintas di manapun terpantau ramai. Periksa kendaraan sebelum bepergian, utamakan keselamatan,” pungkasnya. (pry)






