PURUS, METRO – Calon anggota DPR RI Dapil Sumbar 1 nomor urut 2, Andre Rosiade mendampingi Calon Presiden (Capres) nomor urut 02 H Prabowo Subianto berkampanye di Kota Padang, Selasa (2/4). Andre dan tim AR Center langsung menyambut Prabowo, Fadli Zon dan para juru kampanye nasional (Jurkamnas) di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Sejak pukul 08.30 WIB Andre dan tim telah bertolak ke BIM dan langsung melakukan koordinasi dengan DPP Gerindra untuk penyambutan di VIP bandara. Mereka memastikan, kampanye Prabowo di Sumbar adalah kampanye terbaik, teramai dan paling tertib. Di bandara, ratusan orang sudah menunggu kedatangan mantan Danjen Kopassus itu.
Dengan semangat Andre terlihat begitu serius mengawal kedatangan 08 (sebutan lain Prabowo, red) berkampanye di Sumbar. Andre yang biasa santai dan jadi bintang utama, hari itu lebih memilih menjadi panitia penyambutan. Setibanya Prabowo di VIP BIM, Andre langsung menghampiri bersama tim penyambutan dari DPD Gerindra dan partai koalisi lainnya.
”Alhamdulillah, bisa langsung mengawal Pak Prabowo sejak dari bandara sampai ke Purus Padang. Beginilah kalau orang Minang, kita menggunakan akal sehat untuk memilih pemimpin. Insya Allah Pak Prabowo dan Bang Sandi akan menang di Sumbar ini mencapai 85 persen,” kata Andre yang juga juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi ini.
Perjalanan dari BIM ke lokasi kampanye di Pantai Padang juga sangat hebat. Di perjalanan ribuan orang telah menunggu Prabowo yang melaju dengan naik di atas mobil kampanyenya. Teriakan Prabowo! dan acungan dua jari terus terlihat sepanjang perjalanan. Prabowo begitu dielu-elukan menjadi Presiden sejak dari BIM sampai lokasi kampanye.
Jelang orasi Prabowo, Andre Rosiade mendapatkan kesempatan untuk berorasi politik dan yel-yel dukungan terhadap Prabowo. Andre Rosiade mengatakan, dengan keramaian ini membuktikan masyarakat Sumatera Barat sebagian besar adalah pendukung Pak Prabowo. Masyarakat Sumatera Barat adalah pengguna akal sehat.
Dalam orasinya itu Andre mengajak masyarakat untuk memilih dengan pilihan sendiri.
”Jangan takut dengan gangguan dari luar yang mengancam, jika ada aparat yang mengancam, itu sebuah kesalahan. Jangan takut intimidasi karena kita ingin Indonesia adil makmur ke depan,” kata Wasekjen DPP Gerindra ini.
Dan, Andre yang juga jurkamnas Sumbar, Banten dan Jawa Tengah ini juga mengajak aparat pemerintah termasuk kepolisian agar bertindak netral melalui lantunan paduan suara yang dipimpinnya.
”Kami ingin semua aparat netral, semua BUMD netral, semua ASN netral. Biarkanlah kita pilih Presiden sesuai hati kita masing-masing,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini. (zek)





