BERITA UTAMA

Prabowo Disambut “Lautan” Manusia, 100 Hari Turunkan Tarif Listrik, Turunkan Harga Sembako dan Habisi Impor

0
×

Prabowo Disambut “Lautan” Manusia, 100 Hari Turunkan Tarif Listrik, Turunkan Harga Sembako dan Habisi Impor

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO – Calon Presiden (Capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto membuat lapangan dan jalan raya di samping Danau Cimpago, Purus, Padang Barat, Kota Padang berubah menjadi “lautan” manusia. Prabowo mengatakan jangan sampai ada tuyul, hantu dan orang mati memilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Di panggung itu, Prabowo bersama Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, Wakil Gubernur Sumbar yang juga Ketua Gerindra Sumbar Nasrul Abit, Wali Kota Padang yang juga Ketua MPW PKS Sumbar Mahyeldi, Juru Bicara BPN Andre Rosiade dan Faldo Maldini, para ketua partai koalisi, hingga para Caleg DPR RI.
Prabowo mengatakan rasa terima kasihnya karena begitu besar antusias masyarakat Sumatera Barat menyambut kedatangannya. Dia mengharapkan, warga dapat menjaga TPS dari kebohongan dan jangan sampai Pemilu membuat terpecah belah rakyat.
”Saudara jaga TPS, jangan sampai ada hantu memilih. Jangan sampai ada tuyul tuyul sampai orang mati ada di TPS. Cobloslah untuk Indonesia adil dan makmur, coblos untuk Indonesia bersih tanpa koruptor, coblos untuk Indonesia menggunakan akal sehat. Bukan akal-akalan mengakali rakyat,” ungkap pria bernama lengkap Letnan Jenderal (pur) H Prabowo Subianto Djojohadikusumo itu.
Dikatakan Prabowo, tiap sore di Jakarta kumpul manusia manusia munafikun, seluruhnya memikirkan bagaimana bisa membohongi rakyat Indonesia.
“Tapi 2019 ini, di setiap penjuru Indonesia yang telah kami kunjungi kami merasakan rakyat Indonesia sudah tidak mau dibohongi lagi. Rakyat Indonesia sudah tidak takut lagi,” tegas Prabowo.
Katanya, yang menuduh Prabowo akan melarang tahlilan dan Prabowo ini khilafah, jangan-jangan mereka yang khilafah. Jangan suka memecah belah, Islam kita itu Islam yang damai, Islam yang rukun.
”Hidup kita harus saling menghormati. Kita selalu ingin Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi satu. Satu tujuan, tapi jangan bohong,” kata Prabowo.
Antusias warga juga terpampang di sepanjang jalan Kota Padang Hingga Prabowo lepas Landas di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Sepanjang jalan itu masyarakat menyerukan teriakan-teriakan dukungan untuk Prabowo-Sandi.
Turunkan Tarif Listrik
Prabowo berjanji akan menurutkan tarif listrik dalam 100 hari masa kerja jika terpilih pada Pilpres 2019. Dia sudah menganalisis persoalan itu bersama tim ahli. Hasilnya, memang tidak perlu waktu lama untuk menurunkan tarif listrik.
“Kita sudah memiliki para ahli di bidang ini (kajian tarif listrik). Dalam waktu satu bulan, harga daging (juga) kita turunkan,” ujarnya.
Selain listrik, Prabowo juga menjanjikan penurunan harga daging dan bahan pokok lainnya. Menurut Prabowo, untuk menurunkan harga daging dan sembako juga tidak perlu waktu bertahun-tahun. Hanya perlu waktu beberapa bulan saja kata dia akan bisa membuat harga sembako dan daging turun karena ia mengklaim telah memiliki para ahli yang bisa menstabilkan harga-harga.
“Dalam waktu satu bulan, harga daging kita turunkan,” ujar Prabowo yang juga berjanji akan memprioritaskan komoditi masyarakat lokal. Supaya ia bisa meniadakan impor secara total.
Prabowo Subianto meminta maaf kepada para pendukungnya yang hadir dalam kampanye terbuka di Padang karena tak ada pembagian sembako.
“Saya minta maaf. Saya tidak bisa bagi-bagi sembako kepada kalian. Saya tidak menduga saudara-saudara begitu banyak hadir di lapangan ini,” ucapnya.
Dia mengaku tidak menyangka masyarakat dengan jumlah yang banyak bisa hadir meski tanpa imbalan apapun. Sebelumnya, Prabowo bertanya kepada warga apakah mereka dibayar atau tidak untuk hadir dalam kampanye terbuka itu. Masyarakat pun serentak menjawab, ‘Tidak!’
”Kalian tidak dibayar karena kami tidak punya uang. Mungkin pihak lain yang uangnya lebih banyak. Kalau mereka mau bagi uang saya sarankan terima saja. Karena itu adalah uang rakyat,” ucap Prabowo.
Prabowo lantas menyinggung para wartawan untuk mengambil gambar atau meliput masyarakat yang datang tanpa imbalan tersebut.
“Kalian bawa kamera ngeliput enggak? Itu rakyat ambil juga, atau jadi ethok-ethok (pura-pura)?” kata dia.
Prabowo kemudian menyindir media yang dinilainya tidak independen dalam pemberitaan.
“Banyak media di Indonesia, di Jakarta tidak jelas kerjaannya. Kerjaannya itu membohongi rakyat Indonesia,” ujar dia.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, mengklaim kampanye terbuka di Padang akan menjadi yang paling meriah yang digelar pihaknya di Pilpres 2019.
“Karena ini kan basisnya Pak Prabowo,” ujar Andre. (zek)