METRO PADANG

Masjid Amal Muslimin Wisma Indah VII Tabing Sukses Gelar Pesantren Ramadhan, Terbaik di Kototangah, 70 Persen Santri Selesai Tilawah 30 Juz

2
×

Masjid Amal Muslimin Wisma Indah VII Tabing Sukses Gelar Pesantren Ramadhan, Terbaik di Kototangah, 70 Persen Santri Selesai Tilawah 30 Juz

Sebarkan artikel ini
PENUTUPAN PESANTREN— Santri-santri terbaik tingkat SD dan SMP berfoto bersama dengan panitia Pesantren Ramadhan Masjid Amal Muslimin Wisma Indah VII, Kelurahan Parupuk Tabing dan pengurus masjid saat penutupan kegiatan pesantren, Kamis (25/3).

TABING, METRO–Untuk mewujudkan generasi ‘Smart’, dan mendukung program Wali Kota Padang, Masjid Amal Muslimin Wisma Indah VII, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Kototangah, sukses mengadakan kegiatan Pesantren Ramadhan Tahun 1446 H. Pesantren berlangsung sejak 6 Maret hingga 25 Maret.

Kegiatan yang sudah berjalan tiap tahun ini merupakan salah satu program untuk dapat mem­bangun karakter Islami dan cinta Al Quran dari siswa-siswi Kota Padang tingkat SD/MI dan SMP/MTsN.

“Sebanyak 62 orang siswa, terdiri dari 30 siswa SMP dan 32 siswa SD, berhasil melaksanakan kegiatan pesantren. Berbagai kegiatan dan materi diberikan kepada peserta didik selama kegiatan pesantren,” kata Sekretaris Panitia Pelaksana Pesantren Ramadhan Masjid Amal Muslimin, Alfarisdon, MKom,­ usai acara penutupan pesantren, Kamis (25/3).

Dijelaskan Alfarisdon, materi yang diberikan sesuai petunjuk teknis (juknis) yang telah disediakan. Berbagai materi dan project di­dapati peserta didik. Di­an­­taranya 7 kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dinamika remaja era digital, generasi smart, shalat fardu, zikir dan doa, shalat Jama’ Qa­sar dan terkahir anti korupsi dan siaga bencana.

“Penyampaian materi diberikan lebih menarik sehingga membuat santri betah dan nyaman dalam berkegiatan,” kata Alfarisdon.

Dijelaskan Alfarisdon, panitia pesantren juga me­ran­cang kegiatan agar ti­dak membosankan, yaitu me­lalui pembelajaran yang berpihak kepada murid atau santri. Berbagai ice breaking yang diberikan oleh masing-masing narasumber.

Selanjutnya,  pembelajaran yang melibatkan sis­wa langsung pada kegiatan-kegiatan praktik, melalui project P5 memberikan pengalaman yang menarik kepada siswa.

Tidak hanya itu, Pesantren Ramadhan Masjid Amal Muslimin juga me­la­kukan berbagai inovasi. Diantaranya adalah one day two juz, dengan target seluruh peserta pesantren mampu khatam al quran.

“Alhamdulillah lebih dari 70% santri telah selesai menamatkan tilawah sebanyak 30 juz al Quran.  Inovasi lainnya juga yang sangat menarik adalah disebut dengan POS AMAL. Inovasi ini juga merupakan gebrakan dari Pesantren Amal Muslimin untuk mendukung program Pemko Padang, yaitu zero tawuran dan balap liar,” ulas Alfarisdon, yang biasa disapa Doni ini.

Menurut Doni,  Generasi Z dan Generasi Alfa saat ini lebih banyak menggunakan gadget dan meniru apa yang mereka lihat di media sosial, sehingga membuat kenakalan remaja semakin meningkat. Dengan POS AMAL yang disingkat dengan Postingan Ku Amal Ku diharapkan bisa menjadi solusi tepat bagi santri untuk menggunakan media so­sial.­untuk mengajak teman-temannya untuk berprilaku baik melalui Postingan Kreatif yang memotivasi dan membangun.

Doni juga mengatakan bahwa kegiatan ini tidak lepas dari kolaborasi antara guru, pendamping, pe­ngurus  masjid dan masya­ra­kat. Kolaborasi yang luar biasa ini membawa Pesantren Amal Muslimin menjadi Pesantren Terbaik di tingkat Kecamatan Koto Tangah yang dituangkan dalam SK Camat Koto Tangah No.22/SK-CKT/2025. Yang secara otomatis mewakili Koto Tangah dalam Penilaian Pesantren Ramadhan TerBaik Tingkat Kota Padang.

“Harapannya tentunya kami dari Masjid Amal Muslimin Wisma Indah VII Tabing juga bisa menjadi terbaik ditingkat Kota Pa­dang. Kami juga menguapkan terima atas dukungan penuh dari Ketua Masjid bapak Abdul Syukur Rang­kuti, Tokoh Agama Prof.­DR.H.Syaifullah, Ketua Sek­si Pendidikan dan Dakwah Drs. M. Amin Matondang, dan panitia pesantren lainnya,” kata Doni didamping Ketua Panitia Pesantren Ramadhan Um­mi Suhaimi S.Ag, M.Pd.I

“Harapan besar tentunya bukan hanya menang tapi bagaimana dengan Pesantren ini siswa mampu mengaplikasikan semua ilmu yang didapati pada kegiatan ini dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat ramadhan ini saja,” pungkas Doni dan Ummi Suhaimi, guru PAI SDN 06 Kampung Lapai, Nanggalo. (rel)