SAWAHLUNTO, METRO–Jelang Lebaran Idul Fitri 1446 H/2025 pasokan ketersediaan pangan di kota Sawahlunto dilihat dari pasar tradisional dan keterangan dari Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) dipastikan aman hingga pasca lebaran Idul Fitri 1446 H/2025.
Kadis DKP3 Heni Purwaningsih jelaskan, untuk harga dan pasokan bahan pangan sesuai hasil Survey DKP3 dalam menghadapi Hari Lebaran Idul Fitri 1446 H/2025, harga relatif stabil dan bisa dikatakan tidak ada yang bergejolak bahkan beberapa komoditi cenderung menurun seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah dan tomat. “Untuk Petani tidak merugikan (analisa usahanya) dan dari sisi masyarakat tidak memberatkan,” kata Heni.
Dijelaskan Heni Purwaningsih, untuk komoditi pokok beras dari produksi bulan Januari hingga Maret bisa dikonsumsi oleh masyarakat Sawahlunto sampai pertengahan bulan Juni.
“Jadi Insyaallah aman. Kebutuhan daging sapi ketersediaan Lebaran juga mencukupi. Untuk komoditi lain tidak ada kelangkaan kalaupun tidak dari produksi kita maka akan diupayakan dari luar,” ujarnya.
Disebutkannya, jangan khawatir untuk pasokan dan distribusi juga dalam keadaan tersedia dan lancar.
DKP3 sendiri selalu berupaya dengan langkah-langkah guna stabilitas harga salah satunya, DKP3 melakukan OPP (operasi pasar pangan) sebanyak 25 lokasi mulai tanggal 24 Februari sampai 24 Maret 2025.
“Yang terakhir dilakukan pada hari Senin tanggal 24 Maret di dua lokasi, yaitu lapangan segitiga dan lapangan footsal kampung surian,” rincinya.
Heni berharap semoga berjalan lancar dan bisa membantu masyarakat dan mendekatkan pangan berkualitas dengan harga terjangkau (dibawah harga pasar) kepada masyarakat. (pin)





