PAYAKUMBUH/50 KOTA

Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Idul Fitri, Pemkab Limapuluh Kota Gelar GPM

0
×

Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Idul Fitri, Pemkab Limapuluh Kota Gelar GPM

Sebarkan artikel ini
PROGRAM GPM— Bupati Limapuluhkota Safni saat meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM), Kamis, (20/3) di Taman Mahkota Berlian, Sarilamak.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Pemerintah Kabupa­ten Limapuluh Kota bekerja sama dengan sejumlah OPD dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meng­gelar Gerakan Pa­ngan Murah (GPM) pada Kamis, (20/3) di Taman Mahkota Berlian, Sarilamak. Menjual berbagai Sembako dengan standar harga produsen, GPM di Limapuluh Kota dibuka dan dipantau langsung oleh Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang. Turut hadir dalam pembukaan Wakil Bupati Ahlul Badri Resha, unsur Forkopimda, dan Kepala Pe­rangkat Daerah Pemkab Limapuluh Kota.

Berbagai komoditas sembako tampak dijual bawah harga pasar itu, yakni beras Anak Daro Rp.15.000/kg, telur ayam Rp.43.000/tray, minyak goreng Rp15.700/liter, ayam potong Rp.45.000/ekor, Cabe Merah Rp.30.000, bawang merah Rp.35.000 serta sejumlah bahan pokok lainnya.

Bupati Safni dalam sam­butannya menyampaikan bahwa tersedianya pangan yang memadai untuk dikonsumsi masya­rakat merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan pembangunan. Bupati menekankan bahwa Ge­rakan Pangan Murah a­dalah langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan perekonomian daerah. “GPM ini juga merupakan upaya kita dalam menjaga stabilitas harga dan perekonomian, sehingga tingkat inflasi daerah tetap terjaga,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersinergi dalam mem­bangun potensi pertanian pangan yang ada di daerah. Menurutnya, hal ini bisa dilakukan melalui pemanfaatan lahan tidur agar kembali produktif, serta mengoptimalkan lahan pekarangan rumah tangga dengan menanam komoditas pangan dasar seperti cabai, sayur-sayuran, dan lainnya.

“Jika kita mampu memanfaatkan lahan yang ada, baik di perkarangan rumah maupun lahan tidur, maka ketahanan pa­ngan daerah kita akan semakin kuat. Ini juga dapat membantu menekan ke­ter­gantungan pada pasokan luar daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Yunire me­ngatakan, kegiatan ini sebagai langkah Peme­rintah Daerah dalam mem­bantu meringankan beban eko­nomi masya­rakat, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok. Adapun yang yang berpartisipasi dalam gerakan pangan murah ini, yakni Bank BNI, Bank Nagari, Bulog, PT Pos Indonesia, Dinas Perdag­kop UKM dan lainnya.

“Dengan adanya program ini, diharapkan ma­syarakat dapat lebih mu­dah mendapatkan bahan pangan berkualitas de­ngan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan berbasis lokal,” pungkasnya. (uus)