PADANG, METRO–Tak sadar aksinya terekam CCTV hingga viral di media sosial, seorang perempuan yang diduga melakukan pencurian di sebuah toko pakaian di Gedung Fase VII Pasar Raya Padang berhasil ditangkap Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang.
Sebelumnya, aksi perempuan tersebut tertangkap oleh kamera pengawas CCTV yang ada di toko tersebut. Terliha pelaku tengah melihat-melihat pakaian dengan pengunjung toko lainnya. Sehingga pelaku luput dari pengawasan penjaga toko, dan penjaga toko pun tidak menduga pelaku memiliki niat untuk mencuri pakaian di toko tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Padang, AKP Muhammad Yasin mengatakan bahwa pakaian yang di curi oleh pelaku adalah sebuah blus seharga Rp 195.000, dari Toko Narana. Pelaku tersebut diketahui berinisial GA yang merupakan seorang tunarungu.
“GA di tangkap di rumahnya di Jalan Pulai Air, Pasar Gadang, Kecamatan Padang Selatan, pada Senin, (17/3). Pelaku diketahui merupakan seorang tunarungu atau tidak bisa mendengar. Penangkapan terhadap pelaku setelah adanya video viral pencurian itu,”ungkap AKP Yasin, Selasa (18/3).
Sementara, menurut pengakuan dari manager toko pakaian Narana, Fahrul Rozi atau Ojik (30), mengatakan, tokonya menjual pakaian perempuan untuk lebaran, wisuda, kondangan, dan acara-acara formal.
“Pada saat kejadian, kondisi toko sedang ramai. Para karyawan tidak melihat kakak ini, karena tidak memperhatikan gerak-geriknya. Itu karena pada saat kejadian karyawan juga sedang sibuk melayani pembeli lainnya,” kata Ojik.
Ojik menjelaskan, pelaku datang dan melihat-lihat beberapa baju. Selanjutnya, mengambil pakaian jenis baju blus yang berada di dalam plastik untuk dikeluarkan. Selanjutnya, pelaku melihatnya sembari mengukur ke tubuhnya. Aksi ini ketahuan, ketika ada pengunjung yang menanyakan baju yang sama diambil oleh pelaku.
“Pas dilakukan pengecekan, ternyata sudah tidak ada lagi warna dan jenis baju yang diambil pelaku. Akhirnya dilakukan pengecekan kamera CCTV. Setelah dilihat kamera CCTV, ternyata terlihat jelas pelaku menutupi sebagian badannya dengan pakaian ditangannya dan pakaian yang di dalam plastik dimasukkan ke dalam tasnya yang berwarna putih,” ujar dia.
Selain itu, kata Ojik, untuk baju yang dicuri pelaku harganya Rp 195 ribu rupiah. Jadi, pelaku memanfaatkan suasana toko yang sedang ramai. Bahkan, pelaku terlihat sangat santai dalam melakukan aksinya dan tidak ada keraguan.
“Pelaku sempat ketawa-ketawa dan senyum kepada karyawan toko. Kami belum melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Karena sedang sibuk juga, pengunjung cukup ramai menjelang libur lebaran. Kita posting agar memberikan efek jera dan tidak korban lainnya,” tutup dia. (brm)






